Benarkah Remaja yang Tewas Bersimbah Darah Ini Korban Perampokan? Ini Barang Buktinya
Menurut dokter jaga UGD, yang menangani Richard, dr Triase, kondisi korban sudah kejang-kejang saat tiba di RS Pirngadi.
Perempuan tersebut menambahkan, Pakpahan dan Boru Sitorus punya tiga orang anak.
Saban hari, Boru Sitorus berjualan jajanan anak-anak dan mi di teras rumah mereka.
Ia menduga, pelaku pembunuhan masih ada hubungan kekerabatan dengan keluarga Richard.
"Kurasa masih ada hubungan kekerabatan, karena kayak bertamu biasa. Sempat juga dibuatkan kopi. Jadi, kabarnya mau mencuri di kamar, namun kepergok sehingga dibacoknya Richard itu," ujarnya.
Baca: 7 Perawatan Terbaik Saat Flu Menyerang, No 7 Jangan Disepelekan
Baca: Gamer Ini Meninggal Setelah Main Game Online 9 Jam Tiap Malam, Ini yang Dimainkannya
Baca: Ngecas Smartphone Sambil Tidur, Gadis 14 Tahun Ditemukan Tewas, Begini Penampakan Kabelnya!
Identitas Sudah Dikantongi
Kapolsek Tanjungmorawa Ajun Komisaris Polisi (AKP) Fredly Parlindungan mengatakan, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan di rumah korban.
Tapi, penyidik sudah mengetahui identitas pembunuh dan sedang dikejar.
"Saya masih di TKP ini, baru saja meninggal dunia korbannya dan kami sudah mengantongi dan mencari pelaku pembunuhan. Belum bisa dipastikan perampokan, karena enggak ada barang yang hilang. Motifnya sedang diselidiki," ujarnya.
Ia menambahkan, beberapa petugas kepolisian sedang melakukan pemeriksaan terhadap Boru Sitorus serta beberapa orang saksi. Tapi, ia menolak membeberkan keterangan lebih lanjut.
Namun, saat disebut berdasar informasi dari lapangan pakaian pelaku tertinggal di TKP, Fredly tak membantah. "Ada baju dan topi yang tertinggal," ujarnya. (tio/tribunmedan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/orangtua-korban-boru-sitorus-menangis_20171115_103358.jpg)