Rabu, 29 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Citizens Journalism

Pendidikan Sampah: Pekanbaru Butuh Sang Pelopor

Guru-guru di Jepang berperan aktif mengembangkan dan melatih siswa untuk pengelolaan sampah.

Editor: Afrizal
istimewa
Isra Khasyyatillah 

Seakan masyarakat menutup mata dengan sampah yang berserakan.

Membuang sampah sembarangan sudah menjadi persolan yang biasa.

Yang lebih disayangkan lagi, persoalan ini seakan terabaikan karena tak kunjung ada tindakan yang sigap dari pihak berwenang.

Julukan kota Adipura yang pernah diraih selama 7 tahun berturut-turut telah jadi legenda.

Baca: Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Upaya Membentuk Generasi yang Berkualitas

Miris bukan? Manusia mengotori sendiri lingkungan tempat mereka hidup.

Entah kemana menguapnya tanggung jawab terhadap kehidupan sendiri.

Manusia lahir di bumi, hidup di bumi dan akan dikuburkan di bumi.

Masyarakat mengalami krisis rasa tanggung jawab dan kurangnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Persoalan ini seperti akar dari masalah sampah yang tak kunjung teratasi.

Jadi, apa sebenarnya solusi yang paling tepat untuk mengakhiri cerita sampah kota Pekanbaru yang tak kian berujung?

Permasalahan besar ternyata berakar dari sebuah kesadaran.

Penelitian SE Hasan 2004 mendapati bahwa kesadaran masyarakat dan partisipasinya dalam pengelolaan sampah adalah kunci keberhasilan mengatasi dinamika persoalan sampah yang tengah kita hadapi.

Keterlibatan setiap individu akan memberi dampak positif terhadap lingkungan.

Kesadaran ini akan lebih mudah ditanamkan pada diri setiap individu semenjak kecil sehingga akan berdampak baik di masa yang akan datang.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Kampus, TNI, dan Demokrasi

 

Riau di Ambang Asap

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved