SEPAKAT. . . Luas Wilayah Situs Candi Muara Takus Bertambah Jadi 136,6 Hektar

Pemprov Riau dan Pemerintah Pusat menandatangani kesepatan luas wilayah dalam upaya pelestarian wilayah Situs Candi Muara Takus 136,6 hektar.

SEPAKAT. . . Luas Wilayah Situs Candi Muara Takus Bertambah Jadi 136,6 Hektar
Tribunpekanbaru/nasuha
Penggalian di tempat mengandung dugaan purbakala (eskavasi) susunan batu bata yang diduga candi di kawasan Candi Muara Takus Kabupaten Kampar, Riau beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution

Tribunpekanbaru.com, PEKANBARU- Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat menandatangani kesepatan luas wilayah dalam upaya pelestarian wilayah Situs Candi Muara Takus seluas 136,6 hektar.

Ini ditetapkan setelah dilakukannya penggalian di tempat mengandung dugaan purbakala (eskavasi) susunan batu bata yang diduga candi di kawasan Candi Muara Takus Kabupaten Kampar, Riau beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zen mengatakan kesepakatan tertuang dalam rapat yang dihadiri Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Batusangkar sebagai UPT Pemerintah Pusat, UPT Ditjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Dinas Kebudayaan Riau dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar.

Selain disepakatinya luas wilayah upaya pelestarian wilayah situs Candi Muara Takus, Pemerintah Kabupaten Kampar harus segera menetapkan Situs Candi Muara Takus sebagai Situs Cagar Budaya berdasarkan hasil rekomendasi tim ahli cagar budaya Provinsi Riau.

penggalian Benda Bersejarah di Kawasan Candi Muara Takus
penggalian Benda Bersejarah di Kawasan Candi Muara Takus (ist)

Baca: Setelah Presiden Joko Widodo Giliran Jaksa Agung Kunjungi Riau, Ini Agendanya

Baca: Ketuk Pintu Kamar Saat Mau Tidur, Wanita 19 Tahun di Dumai Kaget Lihat Suami, Hanya Menatap Nanar

Baca: Ramai Pesan WhatsApp Tiket Gratis untuk 2 Orang, Garuda Indonesia Pastikan Itu Hoax!

Baca: 3 Pemain FC Barcelona Mengamuk Saat Lawan Villarreal, Rekor Tak Terkalahkan 36 Pertandingan

Menurut Yoserizal Zen kedua pihak menyepakati perbedaan luas wilayah antara hasil zonasi Dinas Kebudayaan Riau dengan zonasi yang dilakukan BPCB Batusangkar yang memiliki wilayah kerja Provinsi Sumbar, Riau dan Kepri ini.

Hasil zonasi Pemprov Riau tahun 2010, tambah Yoserizal Zen, wilayah Muara Takus seluas 116 hektar, sedangkan studi zonasi BPCB Batusangkar pada tahun 2015 terhadap Situs Budaya Muara Takus seluas 138,5 hektar, sehingga harus dicari dimana letak selisih atas zonasi kedua belah pihak.

"Penambahan situs yang berada pada bagian barat candi tepatnya di seberang sungai dari Candi Muara Takus terdapat dua makam yang diduga cagar budaya yakni, Makam Datuok Lowe Talingo dan Makam Datuak Itam Lidah. Inilah yang menjadi pertimbangan arkeologis BPCB guna kepentingan penelitian selanjutnya,"ujar Yose pada tribunpekanbaru.com.

Yose juga menyampaikan adanya perhatian terhadap Candi Muara Takus, ini bukti Pemkab Kampar serius mengembangkan kawasan Candi Muara Takus sebagai destinasi pariwisata.

benda aneh yang ditemukan di dekat candi muara takus
benda aneh yang ditemukan di dekat candi muara takus (fernando)

Baca: Muhammadiyah Sudah Tetapkan 1 Ramadhan 1439 17 Mei 2018, Kemenag Rukyatul Hilal 15 Mei 2018

Baca: 5 Persiapan Sederhana Agar Tetap Fit Saat Puasa Ramadhan

Baca: Kapal KM Harapan Bersama yang Hilang Kontak di Perairan Mentawai Diisi 6 ABK dan 1 Kapten

“Kalau Candi Muara Takus dioptimalkan pengerjaannya, tentulah mampu menambah PAD melalui destinasi pariwisata. Selama ini, memang candi Muara Takus sudah ramai dikunjungi wisatawan, baik domistik maupun manca negara. Bahkan ada yang beribadah di sana,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, selama 15 hari Tim BPCB Batusangkar bersama tim Dinas Kebudayaan Riau melakukan eskavasi di areal yang diduga candi di areal kawasan Candi Muara Takus.

Eskavasi yang dilakukan ditemukan struktur yang diduga candi di bekas galian pasir.

"Tim melakukan kajian lebih dalam terhadap batu dan stuktur yang dievakuasi, "jelasnya.(*)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved