Selasa, 5 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kepulauan Meranti

Buaya yang Serang Warga Sungaitohor Diduga dari Kecamatan Lain, Alasan Ini Menguatkan 

Ukuran sebesar itu kata Abdul Manan, sebenarnya sudah bisa membuat korbannya lumat dalam seketika.

Tayang:
Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Afrizal
Tribunpekanbaru/guruhbudiwibowo
Polisi mendatangi kedua lokasi yang dilaporkan terjadinya penyerangan buaya terhadap warga di Desa Sungaitohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti. 

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP La Ode Proyek melalui Kasubag Humas AKP Amir Husein mengatakan, awal mula penyerangan menimpa Sopian.

Malam itu, sekitar pukul 21.00 WIB, Sopian sedang bekerja menarik tual sagu dari dalam sungai ke pabrik sagu bersama pemilik pabrik, Abdul Manan.

Saat akan meraih tali pengikat tual sagu, tiba-tiba tangan Sopian disabet ekor buaya.

Beruntung Sopian segera keluar dari dalam air sebelum buaya tersebut kembali menyerang.

"Akibat sabetan ekor buaya tersebut, tangan Sopian luka memar," ujar AKP Amir.

Selang 2 jam kemudian, kata AKP Amir Husein, serangan buaya kembali terjadi di pabrik sagu milik warga lainnya, Arit.

Jarak antara pabrik milik Abdul Manan dengan pabrik milik Arit juga cukup jauh.

Baca: Pemprov Sudah lapor Presiden, Kemenag Riau Tunggu Putusan Pusat Soal Embarkasi Haji Antara

Baca: Real Madrid Umumkan Jersey Baru Musim 2018/19, Tapi Cristiano Ronaldo Tak Ada, Hengkang?

Kali ini, korbannya adalah buruh pabrik milik Arit, Saham.

Sama persis seperti yang menimpa Sopian, Saham juga diserang buaya menggunakannya ekornya saat menarik tual sagu di dalam sungai.

Akibat serangan buaya tersebut, pinggang Saham mengalami luka memar.

"Begitu berhasil menyelamatkan diri, kedua korban langsung pergi ke Puskesmas untuk medapatkan perawatan medis," ujar Amir.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved