Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Obati Penyakit 'Kutu Air' Pakai Bawang Putih Mentah, Kaki Wanita Ini Malah Melepuh

Selama 4 minggu ia menggunakan potongan bawang putih mentah selama 4 jam pada kakinya yang mengalami kutu air tersebut.

Penulis: Sesri | Editor: Sesri

TRIBUNPEKANBARU.COM - Apa yang dialami oleh wanita ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua untuk tidak mencoba-mencoba mengobati diri sendiri tanpa konsultasi ke dokter.

Terutama saat memutuskan untuk menggunakan pengobatan rumahan tanpa referensi yang pasti.

Alih-alih penyakit yang dialaminya sembuh, wanita asal Inggris ini malah mengalami hal yang lebih parah.

Dilansir dari Live Science, sebuah laporan yang baru-baru ini dipublikasikan dalam jurnal BMJ Case Reports, wanita itu mencoba untuk mengobati infeksi jamur pada kakinya dengan menggunakan bawang putih mentah.

Ia mencoba menggunakan pengobatan rumahan untuk mengatasi penyakit kaki atlet atau Tinea Pedis.

Selama 4 minggu ia menggunakan potongan bawang putih mentah selama 4 jam pada kakinya yang mengalami kutu air tersebut.

Selama 4 minggu mencoba mengobatinya sendiri, kutu air itu tak juga kunjung sembuh.

Baca: Sakit Telinga Berdenyut Gunakan Bawang Putih untuk Meredakannya, Lakukan Cara Ini

Baca: Makan 6 Siung Bawang Putih Panggang Dala Sehari, Jangan Kaget, Ini yang Akan Terjadi Pada Tubuhmu

Baca: Dari Potong Kambing Hingga Bawa Bawang Putih, Ini 9 Takhayul Saat Bepergian di Berbagai Negara

Ia pun memutuskan untuk menemui dokjter.

Wanita itu ditangani oleh Dr Kai Wong, seorang dokter bedah plastik di Oxford University Hospitals National Health Service Foundation Trust.

Tidak hanya menderita karena infeksi jamur pada kaki, kulitnya menjadi merah dan melepuh seperti luka bakar.

Beruntung segera ditangani dokter dan penderitaannya itu berakhir selama dua minggu perawatan.

Penyebab terbakarnya kulit wanita tersebut adalah senyawa yang mengandung sulfur pada bawang putih, terutama diallyl disulfida.

.
. (Live science)

Dr Lisa Maier, seorang profesor rekanan klinis dermatologi di University of Washington School of Medicine menjelaskan itu merupakan senyawa terkuat pada bawang putih.

Senyawa itu dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan luka bakar dan reaksi alergi dermatitis kontak berupa gatal-gatal atau eksim.

Berdasarkan laporan ini bukan hal yang pertama terjadi. Luka bakar akibat bawang putih mentah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved