Peretas Masih Kuasai Website KPU Kampar, Ini Saran Bawaslu

KPU Kampar belum berhasil memulihkan situs resminya yang diretas. Hingga Minggu (7/10/2018), tampilan situs masih dikuasai peretas.

Peretas Masih Kuasai Website KPU Kampar, Ini Saran Bawaslu
Istimewa
Tampilan laman situs KPU Kampar yang diakses pada Minggu (7/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - KPU Kampar belum berhasil memulihkan situs resminya yang diretas. Hingga Minggu (7/10/2018), tampilan situs masih dikuasai peretas. Kondisi ini sudah terjadi sekitar dua pelakan belakangan.

Peretas atau Hacker bebas mengganti tampilan laman situs. Laman di alamat situs kpu-kampar.go.id yang diakses pada Minggu (7/10), tampilannya kembali berubah. Tampilan berisi Technomusic.

Pelaku mengatasnamakan dirinya Explosion Squad Cyber Ft NCG. Pada layar berisi, "We Are Night People". "Dear Mantan, Aku Bahagia Disaat Kau Berada Di Dekatku Bukan Di Dekatnya. Satu Kata, Always Happy Buat Kamu yang Disana".

Baca: Pesan Singkat Ustaz Abdul Somad tentang Kehidupan, Hidup Sekali Buatlah yang Berarti

Ini yang keempat kali tampilan dirubah peretas. Sebelumnya, peretas bahkan menaruh kata kotor dalam Bahasa Inggris sembari mengirim pesan kepada Presiden RI tentang protes terhadap perlakuan hukum bagi koruptor terlalu ringan dibandingkan peretas.

Anggota Bawaslu Kampar, Marhaliman kaget saat dimintai tanggapan tentang hal ini. "Benar-benar kaget saya ini. Saya baru tahu ini," ucapnya, Minggu sore.

Marhaliman menilai, sistem keamanan situs belum maksimal. Dengan kondisi ini, kata dia, informasi yang disajikan melalui situs itu rawan dibobol dan disalahgunakan.

"Keamanannya berarti masih kurang. Kita meminta supaya safety-nya lebih kuat," ungkap Marhaliman. Ia mewanti-wanti hal serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Baca: Rekor Dunia Pecah, Gadis 14 Tahun Menyelam Selama 55 Jam, Makan dan Tidur Dalam Air

Menurut Marhaliman, Tim Teknologi Informasi pada KPU Kampar harus menciptakan sistem keamanan yang tidak bisa dibobol oleh siapapun. Ia meminta agar masalah ini segera diselesaikan.

Marhaiman mengingatkan, publik sangat membutuhkan informasi tentang pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden. Apalagi, KPU sedang melaksanakan gerakan melindungi Hak Pilih.

"Harus betul-betullah dijaga. Dicari jalan keluar, agar tidak bisa di-hack," kata Marhaliman. (*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved