Ustadz Abdul Somad

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Tausyiah Ustaz Abdul Somad di Masjid Al Multazam Bandung

Sedang berlangsung Live Streaming Tausyiah Ustaz Abdul Somad di Masjid Al Multazam Bandung

Sampai kita semua menghadap Allah SWT dengan bekal-bekal amal soleh.

Mudah-mudahan pelajaran dari padi ini dapat memberikan pencerahan dalam menatap masa depan, lebih berarti dan bermakna.

Hidup sekali, buatlah yang berarti."

Dikutip dari Tribun Jabar, Ustaz Abdul Somad mengupas kelebihan wanita yang tak ada pada pria di kajian Muslimah di Masjid Istiqomah, Sabtu (6/10/2018).

Ustaz Abdul Somad menjelaskan peran wanita dalam dakwah.

Ustaz Abdul Somad memaparkan ada sejumlah hal terdapat pada wanita dalam dakwahnya.

1. Penyempurna Iman

Menikahi seorang wanita merupakan penyempurna iman bagi kaum pria atau laki-laki.

"Menikah sudah menyempurnakan setengah imannya," ujar Ustaz Abdul Somad saat ditemui Tribun Jabar di Masjid Istiqomah Bandung, Sabtu (6/10/2018).

Peran wanita bisa mengubah suami yang keras, jarang mengaji dan sholat, bahkan menjadikan anak-anaknya sholeh.

Laki-laki yang tadi imannya masih lemah karena pengaruh perempuan, maka imannya bisa menjadi lebih baik.

Karenanya perempuan sangat berperan mendidik, mengajar, mengayomi, mengasihi dan sebagainya.

Ustaz Abdul Somad atau populer dikenal UAS itu, mencontohkan semisal pada ayat Alquran.

"Tanaman yang baik mengeluarkan tanaman yang baik," paparnya.

Lanjut dia menjelaskan, ketika disemai di tanah yang tidak baik maka benih (anaknya) tidak baik dari ibu yang tidak baik.

UAS menceritakan pada zaman nabi, perempuan akan dinikahkan dengan laki-laki yang baik juga, jujur dan amanah sampai mati.

Begitulah perempuan berperan luar biasa, pungkasnya.

Sebegitu serba bisanya wanita, kadang perempuan sambil memasak bisa melakukan hal yang lainnya, semisal sambil mengulangi surat-surat pendek menghafal Al-Quran.

2. Tiang Negara

Peran wanita selain berpengaruh di dalam rumah, di lingkungannya, juga berperan serta untuk suatu negara.

UAS mengatakan apabila peran wanita atau seorang ibu baik, maka negara pun menjadi baik.

"Ibu, Ibu, Ibu, tiga kali penyebutannya," ujar UAS.

Adapun seorang ibu 3 kali pahalanya jika menjadi Ustazah. Ditambah perannya tidak dapat terbayar karena mengadung, melahirkan, dan menyusui, adalah infaq dan sadaqahnya yang terus mengalir.

Demikian Annisa tiangnya nyaman ceramah karena tiangnya kokoh atap kuat.

Perempuan tiang negara. Kalau perempuan baik negeri akan menjadi baik.

"Namun jika perempuannya fasik, zina, nakal, jahat, membuka aurat, maka negeri akan roboh," ucapnya.

3. Sumber Ilmu

Menurut UAS, peran wanita sangat siginifikan.

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, peran wanita bisa mempengaruhi lingkungannya.

"Suami jadi soleh anak baik karena ibunya. Satu orang dapat hidayah karena ibumu. Ramai orang yang dapat hidayah semua," ujarnya.

Begitulah perempuan sangat berperan mendidik, mengajar, mengayomi, mengasihi dan sebagainya.

Perempuan dapat mendakwahi lingkungan, melalui pengajian atau dapat melalui pengalaman yang dishare.

"Dia bisa share pengalaman diundang dipanggil lewat telpon," ujarnya.

Adapun pungkasnya dia menjelaskan sholat dan jilbab tanggung jawab ayah, tapi ibu meringankan beban.

Seorang wanita atau ibu mengurusi rumah tangga dan hal-hal lainnya, mulai kandungan, anak, sampai suami sakit bisa diselamatkan oleh perempuan. (*)

Penulis: harismanto
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved