Berita Riau

Rudenim Ingatkan Maskapai, Jangan Terima Kartu Pengungsi UNHCR untuk Identitas Penerbangan

Rudenim Pekanbaru Ingatkan maskapai penerbangan supaya jangan menerima Kartu Pengungsi UNHCR untuk identitas penerbangan

Rudenim Ingatkan Maskapai, Jangan Terima Kartu Pengungsi UNHCR untuk Identitas Penerbangan
Tribunpekanbaru/Fernandosikumbang
Danlanal Dumai, Kolonel Laut (e) Yose Aldino dan Kepala Imigrasi Dumai, Zulkifli Ahmad memperlihatkan kartu UNHCR para pengungsi Rohingya, Rabu (6/6/2018). Petugas mengamankan ketujuh pengungsi saat hendak melintas Perairan Dumai secara ilegal. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rumah Tahanan Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru mengingatkan maskapai penerbangan yang beroperasi di Pekanbaru supaya jangan menerima Kartu Pengungsi UNHCR untuk identitas penerbangan.

Hal itu disampaikan pihak Rudenim karena kartu pengungsi yang dikeluarkan oleh UNHCR sebagai identitas pencari suaka bukan untuk bepergian.

Rudenim Pekanbaru menyesalkan adanya ketidak pahaman maskapai penerbangan dan otoritas bandara yang menerima kartu pengungsi yang dikeluarkan oleh UNHCR sebagai identitas resmi untuk bepergian.

Baca: Lenovo Lepas K5 Pro dan S5 Pro dengan Snapdragon 636, RAM 6GB/128GB, Dijual Rp 2,8 Juta!

Baca: Minggu Sore, AS Abadi Menjamu PS Putra Kundur di Liga 3 Putaran Regional

Penggunaan kartu UNHCR tersebut ditemukan pihak Rudenim saat seorang pengungsi luar negeri menggunakannya untuk terbang ke Jakarta dari Pekanbaru, yang bersangkutan tercatat sebagai pengungsi luar negeri yang ditampung di Rudenim Pekanbaru.

"Kita menyesalkan maskapai kenapa kartu UNHCR digunakan sebagai kartu identitas. Itu salah. Ini kejadian dia terbang ke Jakarta selama lima hari menggunakan maskapai. Ini sudah kita amankan," ungkap Kepala Rudenim Pekanbaru, Junior M Sigalingging kepada Tribun, Jumat (19/10/2018).

Identitas resmi yang diterbitkan UNHCR bagi pengungsi luar negeri di Indonesia merupakan identitas penanda pencari suaka dan pengungsi.

Baca: Buka Tabungan Emas Pegadaian dengan Tukar Telkomsel Poin 

Baca: Ini Tiga Ranperda yang Diajukan Bupati Rohul ke DPRD

Selama berada di Indonesia, pengungsi dan pencari suaka tidak dibenarkan untuk keluar kota tanpa izin.

Mereka yang di Pekanbaru, para pengungsi ini ditampung di sejumlah tempat, selain di Rudenim, mereka juga ditempatkan di comodity house di sejumlah tempat di Pekanbaru. (*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved