Berita Riau
Pemkab Meranti Bantah Permohonan JCH Berangkat dari Batam Bernuansa Politis
Gubernur Riau sebagai pemimpin seluruh masyarakat Riau dapat melihat usulan Pemkab Meranti itu sebagai sebuah aspirasi yang selaras dengan keadaan.
Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Hendra Efivanias
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Teddy Yohannes Tarigan
TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Pemkab Kepulauan Meranti melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH mengklarifikasi informasi yang mengaitkan permohonan agar jamaah calon haji tetap berangkat dari Embarkasi Batam terkait politik.
Apalagi, pernyataan itu disebut disampaikan oleh Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim.
Dikatakan Hery, Minggu (17/2/2019), Pemkab Meranti membantah keras tuduhan yang dilontarkan itu karena sangat tidak mendasar.
Menurutnya, usulan itu sudah melalui pertimbangan mendalam dari berbagai pihak.
Baca: Izin Embarkasi Haji Antara di Pekanbaru Keluar Akhir Bulan Ini
Baca: Tubuh Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Siak
Termasuk masyarakat baik dari segi efisiensi, aksesbilitas maupun mobilitas jemaah haji yang akan diberangkatkan ke tanah suci.
"Jika kita kaji dari segi geografis posisi Kabupaten Meranti lebih dekat dengan Kota Batam. Menurut hemat kami perjalanan ke Batam lebih dekat dan efisien karena sekali jalan melalui jalur laut, dibandingkan ke Pekanbaru yang harus dua kali transit laut dan darat," jelas Hery.
Dirinya menilai bahwa usulan tersebut juga mempertimbangkan kondisi jemaah haji Meranti yang rata-rata sudah berusia lanjut tentu sangat melelahkan dan merepotkan.
Pemkab Meranti dikatakan Hery berharap Pemprov Riau bisa melihat masalah ini dalam artian luas dan tidak sempit.
Dengan melihat secara jeli apa yang menjadi pertimbangan Pemkab Meranti meminta dispensasi tetap menggunakan jalur Embarkasi Batam dalam memberangkatkan jemaah hajinya.
Baca: Ledakan Keras di Area Nobar Debat Kedua Pilpres, Polisi: Semua Mundur, Jangan Mendekat!
Baca: Polisi Ringkus Pelajar SMK di Pelalawan yang Diduga Jadi Pengedar Sabu
Hery juga menegaskan Pemkab Meranti tidak ada sedikitpun nuansa politik terkait permintaan atau dispensasi penggunaan Embarkasi Haji Batam untuk pemberangakatan jemaah calon hajinya.
"Kita sangat berharap Pemprov Riau lebih cermat memandang persoalan ini, dan tidak langsung memvonis niat baik ini dengan mengait-ngaitkannya dengan urusan politik," papar Heri lagi.
Hery juga berharap Gubernur Riau sebagai pemimpin dari seluruh masyarakat Riau dapat melihat usulan Pemkab Meranti itu sebagai sebuah aspirasi dari bawah yang selaras dengan keadaan sesungguhnya dari Kabupaten Meranti.
"Tak pernah sedikitpun terbersit di hati Pemerintah Kabupaten Meranti untuk menggagalkan Embarkasi Haji Antara Pekanbaru. Sebab Pemkab Meranti hanya mengusulkan diberikan dispensasi untuk memberangkatkan jemaah hajinya melalui Embarkasi Batam yang jauh lebih baik jika dikaji dari berbagai aspek," jelas Hery lagi.
Terakhir dalam pernyataanya, Pemkab Meranti berharap benar kepada Gubernur agar lebih bijak dalam melihat sebuah masalah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/foto_asrama_haji_di_pekanbaru_tahun_ini_akan_difungsikan_3jpg.jpg)