Berita Riau

Bukan Mi 8 Tapi Heli Jenis Kamov yang Tiba di Pekanbaru untuk Lakukan Water Bombing ke Pulau Rupat

Terbaru, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat mengirim bantuan satu unit heli type Kamov ke Riau. Heli dengan kapasitas 4.000 liter

Bukan Mi 8 Tapi Heli Jenis Kamov yang Tiba di Pekanbaru untuk Lakukan Water Bombing ke Pulau Rupat
Indomiliter
Helikopter Kamov milik BNPB 

"Anggaran sudah ada, baik di kehutanan maupun di BPBD. Angaran itu disiapkan agar bisa dimanfaatkan supaya tidak tergaganggu tugas memadamkam kebakaran," imbuhnya.

Baca: KARHUTLA, Seluas 223 Hektar Hutan dan Lahan Terbakar di Bengkalis, BPBD Minta Bantuan Water Bombing

Namun Syamsuar tidak mengehui berapa secara persis berapa anggaran yang disiapkan oleh Pemprov Riau untuk penanganan kebakaran lahan di Riau.

"Saya belum bisa sebutkan, karena baru menjabat (Gubernur), nanti saya cek lagi lah, yang jelas anggarannya ada," ujarnya.

Gubenur Riau, Syamsuar bersama Wakil Gubenur Riau Edi Natar Nasution memimpin rapat Koordinasi Satuan Tugas Pos Komando Penanganan Karhutla di Komplek Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (27/2/2019).

Selain Gubenur dan Wakil Gubenur, rapat Karhutla ini juga dihadiri Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Raffles B Panjaitan, Kapolda Brigadir Jenderal Widodo Eko Prihastopo dan perwakilan dari Korem, Danrem dan Danlanud serta dari BMKG.

Baca: VIDEO: Helikopter Water Bombing Bantu Pemadaman Karhutla di Pelalawan

"Sesuai arahan Pak Gubenur, memang sangat perlu didirikan posko-posko di Kabupaten Kota. Ini tujuannya adalah untuk memudahkan personil bergerak dilapangan untuk memadamkan api," kata Kapolda Riau, Brigadir Jenderal Widodo Eko Prihastopo di posko Satgas Penanganan Darurat Bencana Karhutla Riau, Komplek Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Rabu (27/2/2019).

Pihak kepolisian di Riau saat ini sudah mengamanbkan enam orang tersangka pelaku pembakar lahan. Seluruh tersangka tersebut diciduk dari beberapa lokasi di kabupaten kota di Riau. Namun saat ini seluruh tersangka ditarik ke Polda dan dilakukan penahanan di Polda Riau.

 

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

"Sejak Januari 2019 hingga akhir februari ini , sudah enam tersangka pelaku pembakar lahan yang kita amankan, tapi ini pelakunya orang ya, bukan koorporasi, termasuk yang di Meranti. Saya sudah perintahkan jajaran saya, untuk pelaku pembakar lahan semua ditarik ke Polda, karena kita tidak main-main dalam melakukan penegakan hukum terhadap pelaku pembakar lahan," ujar Widodo. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved