Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Riau

Buruh Minta Kadisnaker Inhu Dipecat Saat Unjukrasa, Ini Alasannya

Ratusan buruh di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bupati, Jumat (3/5/2019). Minta Kadisnaker Inhu dicopot.

Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: Hendra Efivanias
Tribunpekanbaru/Bynton Simanungkalit
Bupati Inhu, Yopi Arianto menemui para pekerja dan buruh yang melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Inhu, Jumat (3/5/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Ratusan buruh yang tergabung dalam forum lintas serikat pekerja buruh se Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melakukan aksi demonstrasi di kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Inhu, Jumat (3/5/2019).

Pada saat aksi tersebut tampak beberapa serikat butuh, di antaranya Hukatan KSBSI, FSPTI KSPSI, SP3 SPSI dan juga NIBA.

Pada aksi buruh tersebut, massa aksi menyampaikan lima tuntutannya melalui pimpinan-pimpinan serikat buruh.

Salah satu tuntan mereka adalah meminta Kepala Disnaker Inhu, Endang Mulyawan untuk dicopot dari jabatannya.

Koordinator aksi, Wiston Pandiangan sekaligus Ketua Hukatan KSBSI menyampaikan empat alasannya.

Pertama, Kadisnaker Inhu tidak mau mengurus Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Inhu yang telah diusulkan oleh Bupati Inhu.

Baca: Sempat Konflik dengan PTPN V, Lahan 2.800 Ha Diberikan untuk Warga Sinamanenek Kampar

Baca: Pengedar Sabu Diringkus di Kebun Sawit, Ada yang Pernah 4 Kali Lolos dari Kejaran Polisi

Alasan kedua, Kadisnaker menyelesaikan permasalahan pekerja atau buruh tidak pada tempatnya atau di luar kantor Disnaker.

"Kadisnaker melibatkan institusi yang tidak berkewenangan menangani masalah pekerja atau buruh, pemutusan hubungan kerja (PHK), serta melakukan pembiaran tindakan PHK sepihak oleh pihak perusahaan," katanya.

Baca: KPK Tetapkan WALIKOTA Dumai Zul AS TERSANGKA Kasus Korupsi, Ini Kata Ketua DPW Partai Nasdem Riau

Alasan keempat Kadisnaker Inhu disebut berpihak kepada salah satu organisasi pekerja atau buruh sehingga dapat memicu terjadinya konflik.

Usai menyampaikan tuntutan di hadapan Kadisnaker Inhu, massa aksi bergerak ke kantor Bupati Inhu.

Di halaman kantor Bupati Inhu, massa aksi sempat berorasi dan kemudian ditemui oleh Bupati Inhu, Yopi Arianto.

Saat menemui buruh, Yopi berkata akan menjawab seluruh tuntutan buruh setelah menunaikan ibadah Sholat Jumat.
Aksi buruh itu berakhir sekira pukul 14.00 WIB.

Sebelum meninggalkan halaman Kantor Bupati Inhu para buruh sempat berdialog dengan Bupati yang turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Inhu, Hendrizal dan Kepala Disnaker Inhu, Endang Mulyawan.

Hingga akhirnya aksi buruh berakhir dengan tertib.

Pada saat aksi tersebut, para buruh sempat menyampaikan lima tuntutannya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved