Berita Riau

Janjinya Usai Lebaran Lakukan Mutasi Pejabat, Sekda Sebut Belum Ada Arahan dari Gubernur Riau

Kita tunggu arahan pimpinan. Sekarang kan jabatan eselon II yang kosong itu diisi oleh pelaksana tugas, sehingga untuk pelayanan masih berjalan

Janjinya Usai Lebaran Lakukan Mutasi Pejabat, Sekda Sebut Belum Ada Arahan dari Gubernur Riau
ist
mutasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Teka teki kapan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan merombak kabinet kerjanya di lingkungan Pemprov Riau hingga saat ini belum ada kejelasan. Meski sebelumnya sempat tersiar kabar jika Gubri Syamsuar akan melakukan mutasi setelah idul fitri, namun hingga saat ini belum terlihat ada tanda-tanda tahapan mutasi pejabat dilingkungan Pemprov Riau akan dilakukan.

Bahkan sejauh ini Pemprov Riau belum membentuk tim panitia seleksi (Pansel) asessment untuk pengisian kekosongan jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Padahal, sedikitnya ada 7 jabatan eselon II Pemprov Riau saat yang belum diisi pejabat definitif.

Diantaranya Staf Ahli Gubernur Riau Bidang Hukum, Pemerintahan dan Kemasyarakatan, Staf Ahli Gubernur Riau Bidang Pembangunan dan Infrastruktur, Asisten II Setdaprov Riau, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau, Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Riau, Kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Riau, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan.

Baca: Jumlah Saksi yang Diperiksa Kejari Pekanbaru Terkait Dugaan Korupsi PT PER Terus Bertambah

Gubri Syamsuar meminta kepada para ASN yang akan mengikuti proses assesment untuk bersabar. Pasalnya, tahapan untuk pelaksanaan assesment tersebut tengah berjalan.

"Saat ini sedang kami kerjakan prosesnya, jadi saya minta sabar dulu. Kalau kata orang Melayu, Sabo," kata Syamsuar belum lama ini.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi, saat dikonfirmasi perihal tersebut mengakui bahwa hingga saat ini belum ada arahan dari Gubri Syamsuar untuk membentuk tim Pansel Asessment.

"Tim Pansel Asessment sampai saat ini belum ada. Karena belum ada perintah pimpinan untuk membentuknya," katanya.

Ahmad Hijazi menyatakan, jika sudah ada arahan pimpinan, pihaknya siap melaksanakan pembentukan tim Pansel Asessment untuk pengisian jabatan eselon II yang kosong.

Baca: Tak Hadir di Hari Pertama Masuk Kerja Usai Libur Lebaran, Begini Nasib 508 ASN Pemprov Riau Sekarang

"Kita tunggu arahan pimpinan. Sekarang kan jabatan eselon II yang kosong itu diisi oleh pelaksana tugas, sehingga untuk pelayanan masih berjalan," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah atau BKD Riau, Ikhwan Ridwan juga mengaku pihaknya sudah menyiapkan surat permohonan untuk penunjukan calon tim Pansel Asessment, namun surat itu ditujukan kepada siapa belum ada arahan gubernur.

"Surat sudah kami siapkan, tapi kepada siapa surat itu akan diberikan kami masih menunggu arahan pak Gubernur. Kalau sesuai aturan, tim Pansel itu terdiri dari 46 persen dari kalangan ASN dan 55 persen dari kalangan akademisi, seperti pakar pendidikan, dosen, bahkan pegawai dari Kementerian juga boleh," katanya.

Saat ditanya apakah nantinya nama-nama tim Pansel jika sudah terbentuk akan diumumkan secara terbuka, Ikhwan mengatakan biasanya hal tersebut tidak dilakukan. Namun jika masyarakat atau awak media ingin mengetahui pihaknya akan memberikan informasi itu.

Baca: Pemprov Riau Bakal Ajukan 10.381 Kuota Penerimaan CPNS

"Kalau diumumkan secara resmi tidak, tapi biasanya kawan-kawan media yang minta informasi untuk diberitakan terkait siapa saja timnya akan kami berikan," ujarnya. (Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved