BPBD Kepulauan Meranti Temukan 2 Titik Panas

Pada Selasa (6/8/2019), terpantau ada dua titik panas (Hot spot) di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.

BPBD Kepulauan Meranti Temukan 2 Titik Panas
Tribun pekanbaru
Tim gabungan pemadam Karhutla di Desa Wonosari, Kecamatan Rangsang harus mencari sumber air dengan cara membuat sumur. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Pada Selasa (6/8/2019), terpantau ada dua titik panas (Hot spot) di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Titik panas itu terpantau di Desa Kampung Balak, dusun Pinang kecamatan Rangsang Barat dan Gemala Sari dusun Parit Budi kecamatan Rangsang.

Menurut Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti Eddy Afrizal, titik panas di dua lokasi itu berada pada confidence di bawah 70 persen.

Meski demikian, pihaknya tetap mendatangi lokasi.

"Tim juga masih di sana termasuk Pak Danramil," ujar Eddy.

Melalui informasi yang diterimanya, saat ini tim yang bekerja hanya tinggal melakukan pendinginan di daerah lokasi.

Baca: Lantik 111 Pejabat Eselon, Wabup Meranti: Hati-hati Jalankan Tugas

Baca: Gara-gara Salah Tulis Alamat Caleg, KPU Inhu Riau Disidang DKPP

"Kebakarannya sejak kemarin, saat ini tinggal pendinginan. Api besar tidak ada lagi, tinggal asap sedikit," ujar Eddy.

Dikatakannya pendinginan yang dilakukan tidak bisa serta merta langsung padam karena lahan yang terbakar adalah lahan gambut.

Lahan yang terbakar dikatakan Eddy adalah milik masyarakat.

"Untuk penyebabnya kita juga belum tahu. Karena itu sebenarnya informasinya mungkin ada di polisi," ujarnya.

Sejauh ini dikatakan Eddy, kebakaran yang terjadi di tempat tersebut belum berdampak pada kondisi udara di Kepulauan Meranti secara umum.

Tim di lapangan juga masih mengalami kendala soal ketersediaan air dan akses ke lokasi kebakaran yang cukup menyulitkan. (Tribunpekanbaru.com/Teddy Yohannes Tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved