Berita Riau

BPJS Kesehatan Telat Bayar Tagihan Berobat ke RSUD Indrasari Rengat Riau, Ini Akibatnya

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan telat bayar tagihan berobat ke RSUD Indrasari Rengat Riau, ini akibatnya

BPJS Kesehatan Telat Bayar Tagihan Berobat ke RSUD Indrasari Rengat Riau, Ini Akibatnya
Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
BPJS Kesehatan Telat Bayar Tagihan Berobat ke RSUD Indrasari Rengat Riau, Ini Akibatnya 

BPJS Kesehatan Telat Bayar Tagihan Berobat ke RSUD Indrasari Rengat Riau, Ini Akibatnya

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan telat bayar tagihan berobat ke RSUD Indrasari Rengat Riau, ini akibatnya.

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat dikonfirmasi, dalam pekan ini pihaknya akan membayarkan uang jasa pelayanan bulan Maret yang menjadi hak karyawannya karyawannya.

Baca: Batita Bernama M Dzakir di Riau Alami Kelainan Jantung dan Kurang Gizi, Ini Kata Wabup Meranti

Baca: Terindikasi Ada Praktik Judi, Satpol PP Pekanbaru Bakal Panggil Tujuh Pengelola Gelanggang Permainan

Baca: Jumlah TITIK API di Riau Senin Sore Ini Capai 61 Titik, Ini Lokasinya dan Terbanyak di Pelalawan

Baca: Perputaran Uang Selama Pacu Jalur Kuansing Riau Diperkirakan Capai Rp 15 Miliar Lebih

Baca: Mantan Pelatih PSPS Riau Philep Hansen Ditujuk PSSI Jadi Instruktur Pelatih Lisensi D Nasional

Hal ini disampaikan oleh Direktur RSUD Indrasari Rengat, Sri Dharmayanti didampingi jajarannya ketika ditemui awak media pada Senin (19/8/2019).

Kabar gembira terkait pembayaran uang jasa pelayanan tersebut disampaikannya setelah pihaknya menerima pembayaran dari BPJS Kesehatan.

"Saat ini sedang diproses di keuangan, masih perlu diverifikasi. Pekan ini uang jasa pelayanan sudah bisa kita bayarkan," kata Sri Dharmayanti.

Sri Dharmayanti menjelaskan bahwa ada sejumlah tahapan yang dilakukan untuk membayarka uang jasa pelayanan tersebut.

Namun yang paling penting, pertama sekali pihaknya harus sudah menerima pembayaran dari BPJS Kesehatan.

"BPJS Kesehatan baru bisa membayarkan utang bulan Maret pada bulan Juli kemarin, makanya baru bisa diproses," kata Sri Dharmayanti.

Sri menerangkan pihaknya menerima pembayaran dari BPJS Kesehatan berkisar Rp 2,2 Miliar.

Halaman
12
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved