Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan tak Berikan Dampak Ekonomi

Pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan dinilai tidak memberi dampak ekonomi nasional.

Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan tak Berikan Dampak Ekonomi
tribunkaltim.co/fachmi rachman
Presiden Jokowi bersama sejumlah menteri meninjau kawasan Bukit Soeharto, Selasa (7/5/2019). Peninjauan ini terkait dengan rencana pemindahan ibu kota RI. 

Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan tak Berikan Dampak Ekonomi

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan dinilai tidak memberi dampak ekonomi nasional.

Demikian hasil kajian peneliti Institute for Development of Economic and Finance (Indef), Rizal Taufikurahman.

Ia menilai pemindahan ibu kota dari sisi ekonomi tidak berdampak terhadap produk domestik bruto (PDB) rill nasional, demikian halnya terhadap indikator ekonomi makro.

"Sebaiknya pemerintah meninjau ulang, pemindahan ibu kota negara sebaiknya dilakukan dalam kondisi perekonomian negara sedang mapan dan stabil, di mana produktivitas industri atau sektor tradable good berbasis sumber daya sedang tumbuh baik," kata Rizal dalam diskusi di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (23/8/2019).

//

Menurutnya, dari pada memindahkan ibu kota, pemerintah seyogyanya fokus menyelesaikan masalah ekonomi nasional yang saat ini sedang tidak menguntungkan dan penuh tantangan berat.

"Terutama kondisi ekonomi global yang unpredictable ini dengan mendorong produktivitas agregat supply. Masih banyak yang perlu dikerjakan seperti deindustrialisasi dini, lapangan kerja, kualitas SDM, pemanfaatan infrastruktur, perbaikan neraca, iklim investasi, dan kebutuhan pangan," tambahnya.

//

Rizal menambahkan pemindahan ibu kota perlu kajian dan perencanaan secara matang agar eksekusinya efektif, efisien, dan tidak mengganggu siklus bisnis perekonomian.

Ia memandang pemindahan ibu kota negara yang diisukan ke Kalimantan Timur atau Kalimantan Tengah ini secara umum menstimulus turunnya output sektoral terjadi hampir di semua sektor industri.

"Terutama sektor tradable-good berbasis sumber daya alam," pungkasnya.

Baca: Buntut Cekcok Kasatpol PP Pekanbaru dengan Perwira BNNP Riau, Undercover Gagal?

Baca: Soal Pemindahan Ibu Kota Negara, Fadli Zon Angkat Bicara Jokowi Masih Miskin Narasi

Pelaku Industri

Halaman
12
Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved