Berita Riau

Polemik Lahan TORA di Riau, Kayu Akasia di Lahan TORA Ditebang dan Dijual, Suara Wakil Rakyat Senyap

Polemik lahan TORA di Riau, kayu akasia di lahan TORA ditebang dan dijual ke perusahaan pabrik kertas, suara wakil rakyat senyap

Polemik Lahan TORA di Riau, Kayu Akasia di Lahan TORA Ditebang dan Dijual, Suara Wakil Rakyat Senyap
tribunpekanbaru/mayonalputra
Polemik Lahan TORA di Riau, Kayu Akasia di Lahan TORA Ditebang dan Dijual, Suara Wakil Rakyat Senyap. Muhtohir berbicara dengan Kades Sei Berbari terkait polemik pembagian sertifikat TORA, Kamis (20/12/2018) di aula kantor desa tersebut. 

Polemik Lahan TORA di Riau, Kayu Akasia di Lahan TORA Ditebang dan Dijual, Suara Wakil Rakyat Senyap

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Polemik lahan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Riau, kayu akasia di lahan TORA ditebang dan dijual ke perusahaan pabrik kertas, suara wakil rakyat senyap.

Polemik lahan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Riau khususnya Kabupaten Siak sudah senyap, dan sejumlah kelompok masyarakat yang mempersoalkan mekanisme dan transparansi pengambilan kayu akasia di atas lahan tersebut tidak lagi bergeming.

Baca: Mahasiswa Riau Protes Gubri Syamsuar ke Thailand, Mengeluh Sesak Nafas Dua Mahasiswi Jatuh Pingsan

Baca: Lepaskan TEMBAKAN Peringatan, Speedboat Melaju Zigzag, TNI AL Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Riau

Baca: WARISAN Presiden RI Ketiga BJ Habibie, Mobil Klasik hingga Pesawat Terbang R80 bagi Rakyat Indonesia

Baca: TETESAN AIR MATA dari Riau untuk Presiden Ketiga RI BJ Habibie, Andi Rachman Ungkap Sosok BJ Habibie

"Ya sekarang senyap-senyap saja. Kita dari DPD Lira (Lumbung Informasi Rakyat) Siak tetap maju dan menagih kesepakatan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) di dewan yang terakhir terkait RDP lanjutan," kata Bupati DPD Lira Siak Deddy Irama ST pada Kamis (12/9/2019).

Deddy mengatakan, awalnya banyak kelompok yang bersemangat menuntut kejelasan terkait pengambilan kekayaan di atas lahan TORA.

Belakangan ini kebanyakan mereka hanya diam termasuk DPRD Siak yang awalnya berjanji melanjutkan RDP pada 23 Agustus 2019. 

"Maka kita surati DPRD Siak, tepatnya komisi II. Perihal surat kita tentang meminta RDP lanjutan permasalahan lahan TORA," kata dia.

Ia menegaskan, Lira mempertanyakan RDP lanjutan kepada DPRD Siak terkait munculnya dugaan permasalahan lahan Tora dan pengelolaan lahan tersebut oleh pihak ke tiga yaitu koperasi BUTU.

"Melalui surat itu kami sampaikan harapan agar DPRD Siak dapat menjadwalkan secepatnya RDP lanjutan tersebut. Larena sesuai dengan kesepakatan dari RDP  ke -2 akan dilaksanakan yang ke-3 supaya jelas duduk permasalahannya. Kritikan dan aspirasi itu untuk mencari sebuah solusi," kata Deddy.

Menurut dia, pihaknya merupakan civil society sebagai mitra pemerintah memandang perlu untuk membawa aspirasi masyarakat kepada DPRD Siak. Pihaknya mengharapkan ada solusi terbaik.

Baca: DETIK-DETIK Presiden Ketiga RI BJ Habibie Wafat setelah Semua Keluarga Hadir di RSPAD Gatot Subroto

Baca: KENANGAN Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim dengan Presiden RI Ketiga BJ Habibie Selama 2 Hari di Riau

Baca: Makam Presiden Ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie Berdampingan dengan Ainun Habibie

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved