Silsila

Sinopsis Silsila Episode 58 Hari Rabu (9/10): Ishaan Kaget Mauli Sebut Ishaan sebagai Kunal (VIDEO)

Berikut Sinopsis SILSILA ANTV Episode 58 tayang Hari Rabu (9/10): Ishaan terkejut ketika Mauli menyebut Ishaan sebagai Kunal

Ishaan membanggakan orang lain juga ingat hari ulang tahunnya, seorang teman istimewa datang. Mauli bertanya siapa. Ishaan mengatakan Radhika, lalu Radhika datang dengan manisan untuknya dan membantunya menghias. Mauli meminta maaf karena datang dengan tangan kosong.

Mauli mengatakan telah membeli baju itu, tetapi Kunal menemukan dan mengenakannya. Ishaan mengatakan tidak apa-apa, tidak semua yang mereka pikirkan harus terwujud.

Gadis-gadis memberi tahu Ishaan bahwa Kunal sangat energik, dan mereka bersenang-senang dengannya. Pari mengatakan ayahnya membelikan mereka permen gulali dan es krim juga.

Mauli senang bahwa sepertinya Kunal tidak melupakan apa pun, khususnya anak perempuannya. Dia memperhatikan ekspresi dan penyesalan Ishaan. Ishaan meminta mereka untuk datang dan memotong kue.

Di rumah, Kunal ada di ruang tamu. Dia menerima panggilan dari klinik bahwa ponsel Mauli berada di luar jangkauan, orang klinik berkata ada seseorang yang ingin menanyakan tentang anti alergi, karena seorang pasien alergi. Kunal memberinya nama obat tersebut tetapi bertanya-tanya kemana Mauli pergi.

Gadis-gadis memotong kue dengan Ishaan. Mereka menikmati saling menggosok kue di wajah masing-masing. Ishaan datang untuk menyuapi Mauli dan menggosok beberapa kue di wajahnya juga. Mauli berseru, "Ya Tuhan Kunal, apa yang kamu lakukan..”.

Ishaan terkejut ketika Mauli menyebut Ishaan sebagai Kunal. Ishaan kemudian membawa gadis-gadis itu ke dalam untuk makan malam.

Kemudian, Ishaan duduk di meja makan memikirkan klaim Pari bahwa Mauli dan ayah bersama mereka menjadi keluarga terbaik. Mauli datang dengan kopi untuk mereka berdua.

Mauli meminta maaf karena berulang kali menyakitinya dan menegaskan telah merusak ulang tahun Ishaan, pertama, Kunal mengambil alih kemeja hadiahnya dan sekarang ini. Ishaan mengatakan tidak apa-apa.

Mauli bertanya kepada Ishaan bagaimana ia bisa begitu sabar, Mauli memintanya untuk tidak berpikir macam-macam tentang dirinya menghabiskan sepanjang hari dengan Kunal karena itu tidak mudah. Ishaan memintanya, tidak lagi menyebut nama Kunal. Mereka menikmati kopi bersama.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Ridho
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved