Agar Tak Saling Contek, Sekolah Suruh Siswa Tutup Kepala Pakai Kardus, 'Tidak Ada Paksaan Apapun'

Sekolah Memaksa Siswa Mengenakan Kardus di Kepala Saat Ujian. Mereka sedang menjalani ujian kimia dan ekonomi sambil mengenakan kotak kardus.

Agar Tak Saling Contek, Sekolah Suruh Siswa Tutup Kepala Pakai Kardus, 'Tidak Ada Paksaan Apapun'
Intisari Online
Agar Tak Saling Contek, Sekolah Suruh Siswa Tutup Kepala Pakai Kardus, 'Tidak Ada Paksaan Apapun' 

Agar Tak Saling Contek, Sekolah Suruh Siswa Tutup Kepala Pakai Kardus, 'Tidak Ada Paksaan Apapun'

Sekolah Memaksa Siswa Mengenakan Kardus di Kepala Saat Ujian.

Mereka sedang menjalani ujian kimia dan ekonomi sambil mengenakan kotak kardus.

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sekolah di India mendapat serangan balasan setelah meminta murid mengenakan kardus selama ujian.

Dilansir dari The Sun, Minggu (20/10/2019), para pejabat di Bhagat Pre-University College di negara bagian selatan Karnataka, India, mengeluarkan permintaan maaf publik.

Hal itu dilakukan setelah gambar-gambar yang menunjukkan praktik ujian itu tersebar di media sosial.

Foto-foto yang diambil pada hari Rabu, menunjukkan deretan siswa yang duduk.

Kejamnya Pelaku Penganiayaan Sales Mobil, Korban Sengaja Diculik, Disiksa sampai Meninggal Dunia

Diculik Lalu Dihabisi Mantan Kekasih Bersama 4 Eksekutor, Sales Mobil Tewas, Sempat Diteriaki Maling

Orang Inilah yang Disebutkan Raffi Ahmad Bakar Mobilnya, Suami Nagita: Itu Mobil Impian Aku!

Sekolah Memaksa Siswa Mengenakan Kardus di Kepala Saat Ujian
The Sun
Sekolah Memaksa Siswa Mengenakan Kardus di Kepala Saat Ujian

Mereka sedang menjalani ujian kimia dan ekonomi sambil mengenakan kotak kardus.

Kardus itu dilubangi bagian depannya agar mereka tetap dapat melihat.

Siswa SMA Tipu Seorang Pemuda, Menyamar Menjadi Wanita Cantik di Facebook Hingga Raup Rp 141 Juta

Pantau Hasil PSIM vs Persis Solo Sore Ini, Penentu ke 8 Besar Liga 2

6 Fakta Pelantikan Presiden yang Banyak Menjadi Sorotan Publik, Point Jokowi, Hingga Banyak Pantun

Administrator perguruan tinggi MB Satish telah meminta maaf atas tindakan tersebut.

Dia mengatakan bahwa sekolah hanya menerapkannya secara coba-coba setalah tahu ada yang menggunakan metode itu di tempat lain.

Halaman
12
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved