Tak Patuhi UMP tahun 2020, Perusahaan Siap-siap Dapat Sanksi

Komisi V DPRD Riau meminta kepada seluruh perusahaan di Riau agar mematuhi pembayaran gaji karyawanya sesuai dengan telah ditetapkan.

Tak Patuhi UMP tahun 2020, Perusahaan Siap-siap Dapat Sanksi
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
UMK Pelalawan 2020 Tunggu Besaran KHL Diputuskan, UMP Riau 2020 Ditetapkan Rp 2.8 Juta Lebih 

Menanggapi persoalan tersebut, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Jonli mengatakan, perusahaan wajib membayarkan gaji karyawan sesuai UMP.

"Kalau ada perusahaan tidak menjalan itu, kami akan turun, apa alasan perusahaan tidak mau mengikuti," katanya.

Jonli mengungkapkan, tidak ada alasan lagi bagi perusahaan untuk tidak mematuhi besaran UMP.

Sebab besaran UMP ditetapkan oleh semua pihak yang mewakili dari kelompoknya masing-masing.

"Di dewan pengupahan itu kan ada serikat pekerja yang mewakili pekerja. Kemudian ada unsur pengusaha, ada Asosiasi Pengusaha Indonesia dan Kadin serta unsur pemerintah dari Disnaker, Bappeda dan Biro Ekonomi serta Biro Hukum," sebutnya.

Seperti diketahui, Pemprov Riau secara resmi mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Riau tahun 2020, Jumat (1/11/2019).

UMP Riau 2020 ditetapkan sebesar Rp 2.888.564.

Angka UMP Riau 2020 ini mengalami kenaikan sekitar 8,5 persen dari UMP Riau tahun 2019.

Yakni sebesar Rp 2.662.025.

Jonli mengatakan, dengan adanya kenaikan UMP di tahun 2020 ini, pihaknya berharap para pekerja dan buruh di Riau bisa semakin meningkatkan kinerja dan produktifitasnya.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved