Berita Riau

Laba Capai Rp 60 Juta Per Hektare, Warga Siak Riau Mulai Berebut Bertanam Ubi Kayu Racun

Alfedri menyampaikan, ubi casesa ini sangat baik untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, 1 hektare bisa menghasilkan Rp 60 juta.

Laba Capai Rp 60 Juta Per Hektare, Warga Siak Riau Mulai Berebut Bertanam Ubi Kayu Racun
istimewa
Bupati Siak Alfedri ikut menanam ubi kayu racun (casesa), Senin (4/11/2019) di Kampung Bunsur, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. 

"Ini gebrakan besar kita untuk mengentaskan kemiskinan dan perbaikan ekonomi ummat. Tentu kita ingin proses bertani ubi ini dilaksanakan maksimal biar hasilnya juga maksimal," kata dia.

Baznas) Siak menyediakan modal bertanam ubi di Kampung Bunsur, warga di Sungai Mungkal, Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit juga sudah bertanam ubi kayu racun.

Kampung yang dihuni oleh warga adat Suku Akit itu sudah melihat peluang dan keuntungan menyusul adanya pabrik pengolahan ubi kayu di Kandis, Kabupaten Siak.

"Kita bersama dalam kelompok tani menanam ubi kayu seluas 8 Ha. Ini keuntungannya, jika berhasil mencapai Rp 60 juta per hektare," kata Apo, petani setempat.

Seluas 8 Ha lahan tersebut terletak di Dusun III Sungai Mungkal, Kampung Penyengat. Penanaman perdana dilaksanakan Minggu (3/11). Bahkan dihadiri oleh Bupati Siak Alfedri bersama Kepala Dinas PU Tarukim Siak Irving Kahar Arifin dan jajaran.

"Kami senang Pak Bupati datang bersama bawahannya untuk ikut bersama kami menanam ubi. Kami berharap Pak Bupati selalu memerhatikan kami," kata Apo.

Puji Semangat Warga

Raut gembira terpancar dari ratusan warga yang tengah berkumpul pada lahan pertanian seluas 8 hektare.

"Kehadiran kami di sini disambut ramai, terimakasih warga masyarakat Sungai Mungkal. Kami ingin ikut serta menanam ubi bersama masyarakat," sebut Bupati Siak Alfedri.

Bupati Alfedri menyebut Sungai Mungkal salah satu dusun dengan akses yang sulit. Sama seperti Kampung Teluk Lanus. Karena hanya bisa ditempuh lewat jalur laut.

Halaman
123
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved