Ada Profesi Pembongkar Makam, Katimin Sudah 34 Tahun Jalani Profesi Itu, Butuh Mental Kuat

Ada Profesi Pembongkar Makam, Katimin Sudah 34 Tahun Jalani Profesi Itu, Butuh Mental Kuat menjalani profesi itu.

TRIBUNSOLO.COM / RIYANTONO
Kisah Katimnin, pembongkar makam di Solo, Jawa Tengah. 

"Bicara bongkar makam udah ribuan saya, dulu tipes itu sekarang untuk SMP atau apa saya lupa, Pasar Kembang, Begalon untuk gor Olahraga Sama Rusun dan Stabelan yang buat rumah sakit bersalin," kata Katimin.

Saat ini statusnya adalah pensiunan ASN Solo dan masih sering ikut berkecimpung di bidang pembongkaran makam.

Dalam melakukan pembongkaran pihaknya mengaku sudah biasa melihat kerangka mayat dan lain sebagainya.

"Kalau saya sudah biasa melihat kerangka masih ada atau kayak misal kemarin masih ada bajunya," papar Katimin.

Dalam pembongkaran makam pihaknya biasanya ditunjuk untuk mencari orang dari CV yang menang lelang.

"Saya biasa ditunjuk cari orang untuk bantu pembongkaran sama CV yang dapat tender, kalau perorangan jarang, karena harus izin RT lingkungan keluarga kalau perorangan," kata Katimin.

Pihaknya dalam melakukan pembongkaran makam sudah sesuai prosedur yang ada. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Cerita Katimin Asal Solo 34 Tahun Berprofesi jadi Pembongkar Makam: Saya Biasa Lihat Kerangka Mayat

Terkuak, Pelaku Bongkar 35 Makam Ternyata Bukan Manusia

Sementara itu, puluhan makam yang ditemukan dalam kondisi rusak itu awalnya diduga dibongkar oleh orang tak dikenal.

Halaman
1234
Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved