Berita Riau

Dua Bulan Putus, Jalan ke Desa Rantau Baru Pelalawan Riau Bisa Dilewati

Setelah putus hampir dua bulan, jalan ke Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan bisa dilewati.

Dua Bulan Putus, Jalan ke Desa Rantau Baru Pelalawan Riau Bisa Dilewati
Istimewa
Kondisi jalan akses ke Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci saat terendam banjir. Rabu (15/1/2020, jalan tersebut sudah bisa dilewati kendaraan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Setelah putus hampir dua bulan, jalan ke Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau bisa dilewati kendaraan, Rabu (15/1/2020).

Akses yang menghubungkan Desa Rantau Baru dengan Jalan Koridor Langgam selama ini tergenang air cukup tinggi hingga kendaraan jenis apapun tak bisa melintas.

Masyarakat hanya menggunakan sampan dan kapan kayu bermotor atau pompong sebagai alat transportasi. Desa yang berada di bantaran Sungai Kampar itu nyaris terisolir dari desa-desa yang ada di sekitarnya.

"Pantauan kita kemarin sore, genangan air sudah jauh menurun dan telah dilalui kendaraan baik mobil maupun sepeda motor," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, Rabu (15/1/2020).

Genangan air, lanjut Hadi Penandio, hanya terdapat di beberapa titik saja yang tanahnya menurun dan air mencapai 20 centimeter.

Selain akses jalan masih ada beberapa rumah yang tepat di tepi sungai yang terdampak banjir, tapi tidak sampai masuk ke dalam dan jumlahnya juga tinggal sedikit.

Secara umum banjir di Pelalawan hampir kering dibanding bulan lalu dan daerah yang terdampak hanya sebagian kecil yang berdekatan dengan sungai-sungai besar.

Namun status siaga darurat bencana banjir dan longsor di Pelalawan masih berlangsung hingga tanggal 31 Januari mendatang. Sepanjang status itu masih berlaku, bantuan dan pengobatan bagi masyarakat pascabanjir tetap dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan (Diskes) dan Dinas Sosial (Dinsos).

"Hari ini genangan yang masih tersisi kemungkinan besar semakin menurun. Apalagi curah hujan tidak intens lagi," tambah Hadi. (Tribunpekanbaru.com/johannes tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved