Berita Riau

Pemkab Siak Undang Pembicara dari UNESCO, Tuan Rumah Festival Pusaka Nasional 2020 dan JKPI

Pemkab Siak bakal mengundang pembicara dari UNESCO pada Festival Pusaka Nasional 2020 dan JKPI, April mendatang.

Pemkab Siak Undang Pembicara dari UNESCO, Tuan Rumah Festival Pusaka Nasional 2020 dan JKPI
ist
Bupati Siak Alfedri. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK- Ada yang istimewa pada Festival Pusaka Nasional 2020 dan Rakernas Jaringan Kota Pusaka Nasional (JKPI) yang akan berlangsung di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, April 2020 mendatang.

Pemkab Siak bakal mengundang pembicara dari UNESCO pada perhelatan tersebut.

Demikian disampaikan oleh Bupati Siak Alfedri pada rapat persiapan rakernas itu, Selasa (21/1/2020) di ruang rapat kantor Bappeda Siak.

Selain itu, Pemkab Siak akan mengusulkan Kota Siak sebagai Kota Warisan Dunia World Haritage UNESCO.

"Pada seminar internasional melalui Dirjen Kementerian PU kita akan mendatangkan pembicara dari Intangible World Cultural Heritage, Asia Pacific (warisan budaya dunia tidak berwujud untuk wilayah asia pasifik) asal Korea, Menteri Pariwisata Uni Emirat Arab dari UNESCO, kemudian salah seorang Walikota di Eropa yang kota tuanya sudah di akui UNISCO sebagai warisan dunia," terang Alfedri.

SKD CPNS Siak Riau Digelar Lima Sesi Dalam Sehari, Jadwal Mulai 27-31 Januari 2020

Sujarwo Urai Awal Masalah dari Pajak, PT DSI Tak Hadiri Hearing dengan Komisi II DPRD Siak Riau

Buaya Bikin Gaduh Kejar Angsa dan Itik Milik Warga di Desa Darul Takzim Riau

Selain tiga pembicara itu, dia juga mengundang Menteri PU dan Rektor Universitas Indonesia.

Pemkab Siak juga akan merumuskan agar Kawasan Strategis Kota Pusaka Indonesia di SK kan oleh Presiden RI. Saat ini dari 70 kabupaten kota tergabung di JKPI baru 48 yang ditetapkan sebagai Kota Pusaka melalui SK Kementerian PUPR.

"Kami bersama-sama akan mengusulkan kawasan strategis kota pusaka Indonesia di SK kan oleh Presiden, karena Pak Presiden termasuk salah seorang dari sembilan inisiator terbentuknya JKPI ini. Kita harapkan beliau respek terhadap masukan ini dengan baik, sehingga JKPI diterbitkan melalui SK presiden," harapnya.

Alfedri akan meminta 10 daerah yang ditetapkan sebagai kawasan strategis kota pusaka nasional. Dari 10 nama itu temasuk Siak.

Pada kegiatan itu, panitia akan melayangkan 1.000 undangan. Di antaranya undangan VIV 70 Bupati dan Walikota yang tergabung di JKPI, kementerian terkait, Gubernur Riau, serta Prusahaan, LAMR serta Kabupaten tetangga.

Hasil rapat di tetapkan para tamu VIV di jemput di Bandara, kemudian disambut di gedung LAMR.

Selanjutnya, makan malam para undangan akan dijamu di Tangsi Belanda, dan kegiatan akan di Pusatkan di Gedung Daerah Sultan Syarif Kasim II. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved