Polisi Gulung 3 Orang Sindikat Pengedar Uang Palsu di Pekanbaru, Dipakai Belanja Ke Warung

Tim opsnal Polsek Bukit Raya, sukses menggulung tiga orang kawanan sindikat pengedar uang palsu di Kota Pekanbaru.

Tribunpekanbaru.com/Dodi Vladimir
Tiga tersangka diduga pengedar Uang Palsu (Upal) berinisial Y (38), F (39) dan E (34) dihadirkan saat ekspos di Mapolsek Bukit Raya, Pekanbaru, Jumat (13/3). 

Sesampainya di lokasi, tersangka Fahmi Aulia berhasil ditangkap, bersama satu orang tersangka lainnya, Eri Satria.

Hasil penggeledahan petugas, ditemukan uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 20 lembar, dan pecahan Rp50 ribu sebanyak 5 lembar.

"Ditemukan juga 1 set peralatan atau mesin untuk mencetak uang palsu," papar Nur Syafni lagi.

Diantaranya, 1 unit printer, 4 blok kertas, kaca hitam sebagai alas pemotong, sebuah pisau cutter, 1 unit alat pres, sebuah lem, sebuah gunting, potongan kertas amplas, sebuah pensil, sebuah penggaris besi, 1 unit lampu meja, serta 16 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu yang belum dipotong.

Pengakuan tersangka disebutkan Wakapolsek lagi, dia baru sekali melakukan pencetakan uang.

"Katanya belajar dari kawannya, residivis bernama Mario," tuturnya.

Dirincikan AKP Nur Syafni, dari 3 orang yang ditangkap ini, tersangka Fahmi Aulia bertugas mencetak uang palsu.

Sedangkan dua tersangka lagi, Yan Fahmi dan Eri Satria, bertugas mengedarkan uang palsu, dengan cara membelanjakannya di warung-warung barang harian.

"Para tersangka dijerat pasal 36 UU Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang. Ancaman hukuman 15 tahun penjara," tegas Wakapolsek.

Sementara itu, tersangka Fahmi Aulia, menjelaskan bagaimana proses pencetakan uang palsu.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved