Cegah Penyebaran Virus Corona

UPDATE Kasus Covid-19 di Dumai, Ada 68 ODP dan 4 PDP, Masih Menunggu Hasil Tes

ada 68 ODP yang telah ditetapkan oleh dinas kesehatan dumai, dan puluhan ODP tersebut selalu dilakukan pemantauan

UPDATE Kasus Covid-19 di Dumai, Ada 68 ODP dan 4 PDP, Masih Menunggu Hasil Tes
INFO GRAFIS LAMAN covid19.go.id
Data penyebaran Virus Corona, Covid-19 di indonesia. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Setidaknya ada 68 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di wilayah Dumai.

Puluhan ODP tersebut dalam pemantauan pihaknya khususnya Dinas Kesehatan Kota Dumai.

Plt Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, Syahrinaldi melalui Sekretaris, dr. Syaipul ‎mengungkapkan ada puluhan Orang dalam pemantauan (ODP).

Ia menambahakan, ada 68 ODP yang telah ditetapkan oleh pihaknya, dan puluhan ODP tersebut selalu dilakukan pemantauan dari pihaknya.

Bukan hanya itu saja, tambahnya, kepada 68 ODP tersebut pihaknya telah meminta untuk melakukan isolasi mandiri di dalam rumah, dan tidak melakukan berpergian ketempat -tempat keramaian.

"Sudah kita bilang untuk melakukan isolasi mandiri, dan kita terus selalu memantau kondisi ODP setiap harinya," terangnya, Senin (23/3/2020).

Puluhan Orang Dipantau, 4 Orang Masuk Klasifikasi PDP Virus Covid-19, Ini Keterangan Dinkes Dumai

Satu Orang PDP Covid-19 Meninggal di RSUD Dumai, Hasil Tes Covid-19 Belum Keluar

Saat ditanya terkait Pasien dalam pengawasan (PDP) di kota Dumai, dr. Syaipul menerangkan bahwa untuk PDP di kota Dumai, ada lima orang.

Dua orang PDP dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Dumai, dan dua lagi di isolasi di RS Pertamina.

"Sedangkan satu pasien lagi yang masuk kategori PDP yang sempat dibawa ke RSUD Dumai telah meninggal, memang kondisi pasien sudah kritis dan mengalami sakit jantung," imbuhnya.

Lebihlanjut dijelaskanya, ke empat PDP yang dirawat RSUD Dumai dan RS Pertamina saat ini masih menunggu hasil lab dari Dinkes Provinsi ‎Riau.

"Kita masih menunggu hasil lab dan sampel yang telah diambil oleh Dinkes Provinsi Riau, termasuk yang telah meninggal pada Sabtu (21/3/2020) lalu," terangnya.

Syaipul menjelaskan, PDP yang meninggal tersebut memang memiliki penyakit jantung dan memang umurnya sudah mencapai 88 tahun, serta ada anak nya ‎yang berpergian ke Jakarta.

"Kita menunggu hasil dari lab, semoga saja pasien PDP yang meninggal tersebut negatif, semoga saja ya," pungkasnya. (*)

Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved