Update Data Kasus Covid 19

Pemprov Riau Tunggu Kiriman 2000 APD Covid-19 Kemenkes dan Minta Bantuan 3D Printing Produksi APD

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau hingga saat ini baru menerima 40 paket Alat Pelindung Diri (APD) untuk petugas medis yang menangani pasien corona

Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution
Pemprov Riau Tunggu Kiriman 2000 APD Covid-19 Kemenkes dan Minta Bantuan 3D Printing Produksi APD. Ket foto : Para medis di RSUD Arifin Achmad menjalankan protokol dalam penanganan Pasien Suspect Virus Corona menggunakan APD. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau hingga saat ini baru menerima 40 paket Alat Pelindung Diri (APD) untuk petugas medis yang menangani pasien corona di Riau.

Masih ada 2.000 paket lagi yang akan dikirim ke Riau.

"Yang 40 paket sudah kita distribusikan ke tiga rumah sakit rujukan yang ditunjuk kementerian. Sedangkan yang 2.000 lagi kita menunggu kiriman dari Kemenkes. Bukan kita yang menjemput, tapi mereka yang mengirim. Karena dalam kondisi seperti ini kita tidak boleh menjemputnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Jumat (27/3/2020).

Sebanyak 40 paket APD bantuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sudah didistribusikan ke tiga rumah sakit rujukan di Riau yang ditunjuk Kemenkes yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, RSUD Puri Husada Tembilahan, dan RSUD Dumai.

Mimi mengungkapkan sejauh ini untuk bantuan APD yang diberikan cukup terbatas. Karena Kemenkes lebih mengutamakan rumah sakit yang banyak pasien Covid-19.

Sementara di Riau, julah PDP masih dibawah daerah yang lebih banyak PDP, dan juga pasien yang sudah positif.

"Itu lah kondisinya, karena pusat drof APD ke rumah sakit yang banyak merawat pasien Covid-19. Kita kan belum banyak kalau dibanding dengan rumah sakit di pulau Jawa. Secara bertahap kita diberikan bantuan, jatah kita sudah disiapkan,” ungkap Mimi.

Disinggung mengenai alat rapit tes dari pemerintah pusat, Mimi mengatakan, pihaknya belum menerim rapit tes sesuai dengan permintaan Riau sebanyak 6.000 alat rapit tes.

“Belum sampai kita tunggu pengiriman dari Kemenkes,” katanya.

Sementara itu, dari proses pemantauan tim gugus tugas covid-19 di wilayah Riau saat ini orang dalam pengawasan (OPD) mencapai 4. 434 orang, proses pemaantauan 4.377 selesai pemantauan sebanyal 57 orang.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved