Senin, 20 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Hadapi New Normal, Tiap Sekolah di Kabupaten Siak Harus Dilengkapi Fasilitas Cuci Tangan

Tiap sekolah di Kabupaten Siak harus dilengkapi dengan fasilitas cuci tangan. Efektivitas satu tempat cuci tangan akan diperhitungkan untuk siswa.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Rinal Maradjo
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI aturan baru di sekolah, di tengah wabah virus corona ---- Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). Proses belajar mengajar kembali berlangsung setelah sebelumnya sempat akan diliburkan selama 14 hari terkait lokasi observasi WNI dari Wuhan, China yang berada di Natuna. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Tiap sekolah di Kabupaten Siak harus dilengkapi dengan fasilitas cuci tangan.

Efektivitas satu tempat cuci tangan akan diperhitungkan untuk sejumlah siswa.

Tujuannya agar tidak terjadi antrean panjang saat siswa mencuci tangan.

Di sekolah juga harus tersedia alat ukur suhu tubuh atau thermo gun.

Guru akan menggunakan alat itu setiap hari.

Bila ada anak dengan suhu tubuh di atas 38 derajat celcius maka diberikan perlakuan untuk pemeriksaan lebih jauh.

"Bisa dirapid test, apakah nanti reaktif atau tidak. Apakah anak itu demam biasa apa memang ada gejala Covid-19,

semuanya ini harus ada kajian demi pencegahan yang disiplin," kata Bupati Siak, Alfedri kepada Tribunpekanbaru.com , Senin (1/6/2020).

CATAT! Besok, Menteri Agama Fachrul Razi Umumkan Kepastian Ibadah Haji 2020

Siswa dan tenaga kependidikan juga diwajibkan memakai masker.

Masker menjadi pakaian tambahan yang wajib dipakai.

"Kita menerapkannya di sekolah yang berada dalam kewenangan Pemkab, yakni SD dan SMP sederajat. Sebab SMA sederajat merupakan kewenangan provinsi," kata dia.

Namun demikian, ia belum dapat memastikan jadwal kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Diduga Kesal Tak Kesampaian Jumpa Bupati,Anggota DPRD Ini Ngamuk Banting Toples Nastar dan Botol Bir

Alasanya masih menunggu keputusan kementrian pendidikan dan kebudayaan.

"Kita siap-siap saja terlebih dahulu. Begitu new normal diterapkan kita sudah siap menghadapinya," kata dia.

Tak hanya itu, Bupati Siak pun merancang skema baru untuk pendidikan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved