Breaking News:

Bengkalis

Warga Enggan Ikut Takut Hasilnya Positif, Pemkab Bengkalis Gelar Rapid Test di Pasar Terubuk

Walau gratis, rapid test massal yang digelar oleh Diskes Bengkalis di Pasar Terubuk ini kurang diminati oleh warga karena takut hasilnya positif.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: CandraDani
istimewa
Plh Bupati Bengkalis Bustami HY saat meninjau pelaksanaan Rapid Tes di Pasar Terubuk, Kamis (4/6) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Pemerintah Bengkalis mulai melakukan rapid test secara massal kepada masyarakat. Rapid test secara massal di lakukan di Pasar Terubuk oleh Dinas Kesehatan Bengkalis, Kamis (4/6) pagi.

Di pasar ini, pemerintah menyiapkan posko yang dijadikan tempat pelaksanaan Rapid tes.

Ada beberapa petugas lengkap dengan APD diposko tersebut yang melakukan rapid test terhadap warga.

Mereka dibagi ke dalam tiga meja dan masing masing meja sudah dilengkap dengan peralatan untuk melakukan rapid test.

Proses rapid test dilakukan setelah warga bersangkutan mendaftarkan diri dengan menunjukkan kartu identitas serta nomor ponsel yang bisa dihubungi.

Warga Demo dan Hadang Kedatangan Petugas Medis, Tolak Rapid Test 

11 Tahanan di Rapid Test Sebelum di Pindah ke Lapas Bangkinang

Dinkes Pekanbaru Siapkan 400 Alat Test Cepat dalam Rapid Test Massal di Kecamatan Marpoyan Damai

Selanjutnya, petugas dengan APD lengkap akan mengambil sampel darah lalu meneteskan darah tersebut ke test kit. Prosesnya hampir sama dengan ketika seseorang ingin mengetahui golongan darah.

Setelah sampel diambil, warga diminta untuk menunggu 20 sampai 25 menit untuk mengetahui hasil dari rapid test, reaktif atau non reaktif. Terlihat tidak banyak warga yang ingin dilakukan rapid test di sana.

Beberapa warga yang berhasil ditemui di lokasi saat ditanya mengapa tidak mau rapid test gratis hampir memberikan alasan serupa, yaitu takut kalau hasilnya positif.

“Nanti kalau positif kena karantina. Sekarangkan masih raya lagi,” ujar seorang perempuan paruh baya bernama Asmah.

Kegiatan rapid test massal tersebut sempat ditinjau oleh Plh Bupati Bengkalis Bustami HY didampingi Kapolres AKBP Hendra Gunawan, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf. Lizardo Gumay, dan Kajari Bengkalis yang diwakili Kasi Intel Nico Fernando.

Menurut Bustami, kegiatan tes cepat Covid-19 ini bertujuan mendeteksi secara dini penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bengkalis.

Dipilihnya pasar, sebab pasar termasuk salah satu memang tempat yang berpotensi dalam penyebaran Covid-19.

"Kita tentu tidak ingin ada klaster baru, seperti klaster pasar. Untuk itu kita lakukan rapid test terhadap pedagang dan pembeli di Pasar Terubuk ini. Secara random, kegiatan serupa juga akan kita lakukan di tempat tempat keramaian lainnya. Misalnya di pasar modern," tambahnya.

SMKN 3 Bengkalis Siap Laksanakan PPDB Online,Tunggu Sosialisasi Pemakaian Aplikasi dari Disdik Riau

Bupati Bengkalis Non Aktif Amril Mukminin Segera Jalani Proses Peradilan Kasus Korupsi

Dua Pemuda Saling Pukul Dipicu Geber Motor Merambat ke Pertikaian Antar Desa di Bengkalis Riau

Plh Bupati Minta Masyarakat Bengkalis Terapkan Protokol Kesehatan Pada Setiap Aktifitas

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Bengkalis Ediyanto menjelaskan, untuk rapid test massal di Pasar Terubuk itu, pihaknya menyediakan sekitar 500 alat rapid test. Jika nanti ada yang reaktif, akan langsung kita rujuk ke RSUD Bengkalis untuk dilakukan tindakan selanjutnya,” ujar Ediyanto.(Tribunpekanbaru.com/muhammad Natsir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved