Berita Riau

Sebanyak 763 LKM RW Belum Setorkan Retribusi Sampah, DLHK Kota Pekanbaru Tak Menampik Ada Kebocoran

Kalau sudah ditarik, retribusi bisa disampaikan ke DLHK. Ini sekarang uang yang ditarik entah kemana

ist
retribusi sampah 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Saat ini baru 50 LKM RW yang menyetor retribusi sampah. Mereka menyetor dari rentang Januari 2020 hingga Juni 2020. Sedangkan 763 Lembaga Keswadayaan Masyarakat atau LKM RW di Kota Pekanbaru belum kunjung menyetorkan retribusi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Agus Pramono tidak menampik hal itu.

Agus mengaku sedang membenahi sistem penarikan retribusi sampah. Ia tidak menampik masih ada kebocoran retribusi sampah.

"Kita berupaya untuk mengoptimalkan penarikan retribusi sampah untuk menggenjot PAD," paparnya kepada Tribun, Kamis (9/7/2020).

Dampak Pandemi Covid-19, Ratusan Karyawan di Kota Pekanbaru Kena PHK

Ada Penghapusan Denda Pajak Daerah di Kota Pekanbaru Hingga 14 Juli 2020

Pihaknya kini berkordinasi dengan LKM RW. LKM RW yang menarik retribusi dari rumah, ruko dan perkantoran.

"Kita menarik dari rumah-rumah dan badan usaha," ujarnya.

Agus pun berupaya memebenahi sistem pendataan retribusi sampah. Ia pun mengingatkan agar LKM RW bisa menyetor retribusi sampah.

Apalagi mereka sudah menarik retribusi sampah dari masyarakat. Mereka harus menyetorkan segera retribusi tersebut.

Namun sampai saat ini banyak dari LKM RW belum menyetorkan retribusi tersebut. Maka ia mengingatkan agar menyetor retribusi tersebut.

Dibatasi 100 Orang per hari, Layanan Tatap Muka di Disdukcapil Kota Pekanbaru Kembali Dibuka Besok

Puluhan Hotel di Pekanbaru Menunggak Pajak, Pertanda PHK Masal? Apa Solusinya?

"Kalau sudah ditarik, retribusi bisa disampaikan ke DLHK. Ini sekarang uang yang ditarik entah kemana," jelasnya.

Agus mengingatkan agar oknum yang belum menyetor segera setor retribusi.

Ia mengimbau agar LKM RW jangan sampai tidak menyetorkan retribusi yang sudah ditarik.  (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved