Pilkada Serentak 2020 di Riau

Golkar Siapkan Sanksi untuk 4 Kader yang Maju pada Pilkada Serentak 2020 di Riau dengan Partai Lain

Menurut Saud Marganda ada empat kader Partai Golkar yang akan siap disanksi karena maju dengan partai lain, mulai dari Nasarudin di Pelalawan

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nolpitos Hendri
Tribunnews
Golkar Siapkan Sanksi untuk 4 Kader yang Maju pada Pilkada Serentak 2020 di Riau dengan Partai Lain 

"Namun kami yakin sesuai dengan tagline kami hebat dan Juara, sehingga kami bisa jadi juara,"ujar Wahyu Adi kepada Tribunpekanbaru.com Rabu.

Wahyu Adi yang berpangkat terakhir bintang dua di Kepolisian itu mengaku maju sebagai Calon Bupati karena memiliki visi yang jelas untuk membangun Kabupaten Inhu agar lebih hebat dan juara.

Saat ditanya alasannya hanya maju sebagai Calon Bupati padahal sudah berpangkat Irjen Pol, Wahyu Adi hanya mengatakan jika maju sebagai calon merupakan hak siapapun sebagai warga negara.

"Saya sudah purnawirawan dan todak ada larangan kan saya maju sebagai calon Bupati,"ujar Wahyu Adi.

Menurut Wahyu Adi untuk hal yang akan dibawanya nanti ke Inhu menurutnya sederhana karena ingin menjadikan Inhu sebagai Kabupaten Hebat dan Juara.

Tantang Istri Bupati, PDI Perjuangan Usung Wahyu-Supriati pada Pilkada Inhu

PDI Perjuangan resmi mengusung pasangan Irjen Pol (Purn) Wahyu Adi-Supriati untuk maju di Pilkada Kabupaten Indragiri Hulu 2020 - 2025.

Penetapan ini langsung diumumkan DPP melalui virtual.

Sedangkan SK Dukungan diserahkan ketua DPD PDI Perjuangan Riau Zukri Misran di kantor DPD PDI Perjuangan Riau Kamis (2/9/2020).

Tantang Istri Bupati, PDI Perjuangan Usung Wahyu-Supriati pada Pilkada Inhu, Timsesnya Wakil Bupati. Foto: Wahyu Adi-Supriati usai menerima SK Dukungan dari PDI Perjuangan
Tantang Istri Bupati, PDI Perjuangan Usung Wahyu-Supriati pada Pilkada Inhu, Timsesnya Wakil Bupati. Foto: Wahyu Adi-Supriati usai menerima SK Dukungan dari PDI Perjuangan (Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution)

Ketua DPD PDI Perjuangan Riau Zukri Misran mengatakan PDI Perjuangan sudah menetapkan calon untuk maju di Pilkada Inhu karena pertimbangan pasangan ini mampu dan memiliki kapabilitas.

"Jadi pertimbangannya karena dianggap punya kapabilitas untuk mampu memperbaiki Inhu,"ujar Zukri Misran.

Menurut Zukri Misran pasangan Wahyu Adi-Supriati sangat tepat dengan masyarakat Inhu yang heterogen, karena masuk kepada semua etnis di sana.

"Untuk ketua tim pemenangannya nanti tentu kami percayakan kepada pak Wakil Bupati Inhu Khairizal,"ujar Zukri.

Menurutnya pasangan ini bisa meraih kemenangan di Pilkada Inhu nantinya. 

Istri Bupati Inhu Kantongi SK Dukungan Partai Golkar dan Nasdem

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved