Pilkada Serentak 2020 di Riau
Golkar Siapkan Sanksi untuk 4 Kader yang Maju pada Pilkada Serentak 2020 di Riau dengan Partai Lain
Menurut Saud Marganda ada empat kader Partai Golkar yang akan siap disanksi karena maju dengan partai lain, mulai dari Nasarudin di Pelalawan
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nolpitos Hendri
Sementara itu, bakal pasangan calon (Bapaslon) Rezita Meylani-Junaidi Rachmat (Rajut) dipastikan maju melalui jalur partai politik (Parpol) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Indragiri Hulu (Inhu) tahun 2020.
Hal ini dipastikan setelah Bapaslon Rajut menerima SK Dukungan dalam bentuk dokumen B1-KWK dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Partai Golkar.
Dokumen tersebut diterima langsung oleh Bakal Calon Bupati Inhu, Rezita Meylani di Kantor DPP Partai Partai Golkar di Jakarta pada Senin (31/8/2020).
Sunardi Ibrahim, Sekretaris DPD II Partai Golkar Inhu, Sunardi Ibrahim yang turut mendampingi Rezita Meylani saat menerima dokumen B1-KWK dari DPP Partai Partai Golkar menyampaikan bahwa dokumen B1-KWK tersebut merupakan salah satu syarat untuk pendaftaran menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Inhu.
"Tadi siang kita sudah menerima B1-KWK dari DPP Partai Partai Golkar sebagai salah satu syarat untuk pendaftaran pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Inhu," katanya.
Sunardi menyampaikan sebelumnya Bapaslon Rajut juga sudah menandatangani pernyataan akan maju melalui jalur partai.
"Karena itu saya mengajak seluruh kader dan simpatisan Partai Partai Golkar untuk memenangkan Rajut pada Pilkada Inhu tahun 2020," katanya.

Selain menerima dokumen B1-KWK dari DPP Partai Partai Golkar, Bapaslon Rajut juga sudah menerima dokumen B1-KWK dari DPP Partai Nasdem.
Hal ini dipastikan melalui konfirmasi dengan Ketua LO Rajut, Langga Keristian.
"Dokumen B1-KWK dari DPP Partai Nasdem kita terima pada tanggal 16 Juli 2020 lalu," kata Langga.
Langga juga mengaskan bahwa Bapaslon Rajut melaju dari jalur Parpol.
"Kita dari tim LO yang sebelumnya sudah dibentuk juga siap untuk memenangkan dan akan bekerjasama dengan tim pemenangan dan tim kampanye dari Parpol," katanya.
Langga juga melanjutkan bahwa pada saat proses perseorangan sebelumnya Bapaslon Rajut sudah mengantongi dukungan sebanyak 30.782 dukungan.
Dirinya berterimakasih juga kepada seluruh elemen masyarakat Inhu dan tim yang telah memberikan dukungan kepada Bapaslon Rajut.
"Kita sudah bekerja, mari bersama-sama mengawal dukungan yang sudah diberikan dan diharapkan bisa lebih ditingkatkan lagi dari jumlah dukungan yang ada," ujarnya.
Maka dengan gabungan Parpol pengusung, yakni Partai Golkar dan Nasdem pada Pilkada Inhu 2020, Bapaslon Rajut sudah mendapat dukungan sembilan kursi dari DRPD Inhu, yakni enam kursi Partai Partai Golkar dan tiga kursi dari Partai Nasdem.
Langga juga menyampaikan kemungkinan jumlah Parpol pengusung bisa bertambah sebelum masa pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Inhu nantinya. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)