Breaking News:

Inhil

MUI Inhil Tegaskan Tempat Keramaian yang Tak Mau Terapkan Protokol Kesehatan Sebaiknya Tutup Saja

MUI Inhil tak meminta masyarakat untuk menutup usaha atau menghentikan aktifitasnya, namun minta warga bijak untuk menimbang bahaya dan efek yang ada.

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: CandraDani

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Terus meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) membuat penerapan protokoler kesehatan (Prokes) menjadi hal yang sangat penting.

Oleh karena itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Inhil mengajak masyarakat untuk lebih bijak lagi dalam menjalankan protokol kesehatan selama pandemi.

Terkhusus bagi tempat – tempat usaha yang menimbulkan potensi kerumunan massa, antara lain seperti, rumah makan, cafe, tempat hiburan karaoke dan lainnya, agar memenuhi protokol yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Ketua MUI Kabupaten Inhil H. Azhari Syukur menuturkan, masyarakat harus berfikir dua kali pada kondisi seperti saat ini, jangan sampai aktifitas yang dilakukan justru membuat rugi diri sendiri.

Satgas Covid 19 Inhil saat menegakkan disiplin prokes di sebuah tempat karaoke di Tembilahan beberapa waktu lalu.
Satgas Covid 19 Inhil saat menegakkan disiplin prokes di sebuah tempat karaoke di Tembilahan beberapa waktu lalu. (Istimewa)

“Perlu memikirkan kembali yang kumpul ramai ramai itu, kita tidak tau yang masuk ini siapa. Apalagi ini akan ada PSBK sesuai intruksi Gubernur ada denda. Jangan sampai ada pelanggaran, perlu pemahaman agar tidak terjadi pelanggaran,” ungkap Azhari kepada Awak media, Minggu (27/9).

Menurut Azhari, MUI Inhil tidak menganjurkan masyarakat untuk menutup usaha atau menghentikan aktifitasnya, namun mantan Kepala Kantor Kemenag Inhil ini menekankan masyarakat untuk menimbang bahaya dan efek yang ditimbulkan.

“Kerumunan ramai punya resiko, jadi diatur dengan protokoler, kalau rasanya lebih baik tutup ya tutup, kalau tidak ya harus ikut aturan yang berlaku,” tuturnya.

Negara Rugi Rp 2,6 M, Polda Riau Buru Harris Anggara,DPO Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi di Inhil

Satu Pasien Positif Terkonfirmasi Meninggal Dunia Hari Ini, Berikut Update Data Covid 19 Inhil

Penerapan PSBM di Inhil akan Difokuskan di Kota Tembilahan

Azhari menambahkan, tempat usaha dan aktifitas masyarakat memang tidak serta merta bisa ditutup karena pandemi ini, mengingat resiko lain yang juga akan muncul akibat penutupan tersebut.

“Bagaimana pun itukan adalah izin dari Pemerintah Daerah, ada resiko ekonomi dan macam - macamlah bentuknya kalau ditutup. kalau memang sudah ada izinnya (buka) ya ikut saja apa aturan protokoler kalau memang beroperasi, gumakan masker cuci tangan, jaga jarak,” imbuhnya.

Begitu juga bagi masyarakat yang tetap ingin menggelar acara yang berpotensi keramaian, seperti kenduri, pesta pernikahan dan lainnya, Azhari mengimbau masyarakat untuk lebih peduli dengan diri sendiri yang orang lain.

Satu Pasien Positif Terkonfirmasi Meninggal Dunia Hari Ini, Berikut Update Data Covid 19 Inhil

Semua Pegawai Pemkab Inhil Riau Diwajibkan Pakai Masker Meskipun Dalam Ruangan

Gara-gara Pandemi Covid-19, Bupati Inhil Telah 4 Kali Ubah Perbup Penjabaran APBD 2020

“Kalau bisa gantian biar tidak ramai atau jamnya diatur agar tidak berkerumum. Kita yang datang juga kalau ramai berhenti dulu, kalau sudah berkurang tamu kita masuk lagi menerapkan protokol kesehatan,” ucap Azhari.

Terakhir Azhari berpesan kepada masyarakat untuk menyikapi segala bentuk kondisi di tengah pandemi ini dengan tenang dan terus berikhtiar kepada Allah SWT, karena pada hakekatnya semua ini hak Allah SWT sehingga bisa saja sebagai bentuk cobaan yang berbentuk penyakit atau azab.

“Kita tidak tau kehendak Allah terhadap kita. Meskipun kita tidak bisa mencegah secara syariat, kita bisa usaha dengan menjaga jarak, masker, kalau kenak juga itu takdir kita. Jangan sampai lupa dan hilang aqidah kita, karena kalau meninggal ada hak Allah kita tidak perlu takut, gelisah, mari kita berdoa meminta jauhi penyakit dan bencana,” pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved