Jumat, 8 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pria Lulusan IT Ini Jadi Pembunuh Berantai, Hal Ini yang Membuat Dia jadi Ganas

Bukannya menurut, namun ia masih saja sempat-sempatnya menyogok polisi dengan sejumlah uang.

Tayang:
Penulis: | Editor: Firmauli Sihaloho
tribun
pembunuhan warga singapura 

Pengungkapan terbaru dari Olivier mengakibatkan dia dituduh ikut terlibat, tapi telah membuka secercah harapan untuk menemukan tubuh siswi itu.

Pada Juni penyelidik melakukan penggeledahan selama 4 hari di kediaman Fourniret di Ardennes, tapi tak menemukan apa pun.

"Monique Olivier menyatakan kepada hakim penyelidik... bahwa Michel Fourniret menculik Estelle Mouzin, menyekapnya, dan membawanya pada 9 Januari 2003, ke Ville-Sur-Lumes untuk menahannya, dan memperkosa serta membunuhnya," kata pengacara Olivier, Richard Delgenes, pada konferensi pers.

"Penyelidikan masih diperlukan untuk menemukan di mana jenazah Estelle Mouzin berada... tetapi (Olivier) belum bisa memberikan informasi mengenai hal itu," lanjut Delgenes dikutip dari AFP Sabtu (22/8/2020).

 

Ada kemungkinan pencarian dapat dilakukan lagi, kali ini langsung melibatkan si pembunuh berantai.

Michel Fourniret dipenjara seumur hidup pada Mei 2008 karena pembunuhan tujuh gadis dan wanita muda, tetapi hingga Maret selalu menampik dia terkait dengan hilangnya Estelle Mouzin.

Anak gadis berusia 9 tahun itu menghilang pada Januari 2003 di Guermantes, 30 kilometer dari timur Perancis, saat berjalan pulang dari sekolah.

Olivier juga menjalani hukuman seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat selama 28 tahun atas perannya dalam beberapa penculikan dan pembunuhan.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pembunuh 20 Orang di India Suap Polisi Rp 10 Miliar agar Dibebaskan dan artikel yang berjudul Pembunuh Berantai Perkosa dan Bunuh Siswi SD, Kasusnya 17 Tahun Tak Terpecahkan

 

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved