TERUNGKAP, Polisi Sudah Melerai Anggota Moge yang Keroyok Personil TNI di Bukittinggi,tapi Diabaikan
Pengeroyokan diduga dilakukan sekelompok anggota klub motor gede Harley Davidson Harley Davidson Owner Grup, Siliwangi Bandung, Jawa Barat.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Terkait kasus pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi menuai fakta baru.
Dimana, personil TNI ini dikeroyok oleh Anggota Klub Motor Gede.
Sebelumnya, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Dalam rekaman CCTV, anggota polisi tampak melerai pertikaian namun malah diabaikan.
Pengeroyokan diduga dilakukan sekelompok anggota klub motor gede Harley Davidson Harley Davidson Owner Grup, Siliwangi Bandung, Jawa Barat.
Dalam rekeman itu, tampak anggota polisi telah berusaha melerai pertikaian.
Namun, usahanya dikacangin anggota moge yang tetap melakukan penganiayaan.
Baca juga: DOWNLOAD PDF UU Cipta Kerja Terbaru yang Disahkan Presiden Jokowi Tadi Malam
Baca juga: UPDATE! Vatikan Klarifikasi Ucapan Paus Frnasiskus Soal LGBT
Baca juga: SAH! Presiden Jokowi Teken UU Cipta Kerja Omnibus Law, Ada 1.187 halaman
"Justru sudah dilerai," kata Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, saat dimintai konfirmasi, Senin (2/11/2020).
Dody melanjutkan, meski sudah dilerai anggota klub moge tersebut terus menghajar anggota TNI yang tidak berseragam.
Bahkan, ibu pemilik toko sudah memohon untuk berhenti.
Namun, hal itu tidak digubris oleh anggota klub moge terus menghajar Serda Mistari yang lari menuju toko.
Baca juga: Austria Diserang Teroris: 7 Orang Dilaporkan Tewas, Berikut Kronologinya. . .
Baca juga: Cerita Pelajar Tersesat di Hutan Cari Sinyal: Lihat Orang tapi Tak Bisa Dipanggil
Baca juga: CEK ZODIAK Hari Ini Selasa (3/11/2020): Gemini Diliputi Kesedihan, Scorpio Jangan Emosi Dulu
Dody mengatakan, penyelidikan terus dilakukan.
Saat ini, polisi sudah menetapkan lima tersangka. Mereka adalah MS (49 ) dan B (18 ), HS (48), JAD (26), dan terakhir TR (33).
"Hari ini bertambah satu yaitu TR. Hal itu terekam di dalam video dan keterangan tiga orang saksi yang merupakan karyawan toko butik dan telepon seluler," kata Dody.
Penjelasan Puspomad Komandan Puspomad TNI Letjen TNI Dodik Wijanarko menyatakan, pengeroyokan dua anggotanya itu berawal dari salah paham di jalan raya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/anggota-klub-motor-moge-yang-terlibat-keributan-di-bukittinggi.jpg)