Breaking News:

Mantan Gubernur Laporkan Wakil Gubernur ke Polisi, Ada Apa?

Mantan Gubernur laporkan Wakil Gubernur ke polisi dengan sangkaan dugaan pencemaran nama baik.

Editor: Ilham Yafiz
Dokumentasi Tribun Sumsel / Arief Basuki Rohekan
Alex Noerdin. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Mantan Gubernur laporkan Wakil Gubernur ke polisi dengan sangkaan dugaan pencemaran nama baik.

Adalah Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya dilaporkan ke polisi atas kasus pencemaran nama baik.

Mantan gubernur Sumsel, Alex noerdin yang melaporkan Mawardi ke SPKT Polda Sumsel, Senin (9/11/2020).

Laporan ini diwakilkan oleh Kuasa Hukum Alex Noerdin, Dedi Heryansyah didampingi Firli Darta.

Bersama laporan itu disertakan bukti video berdurasi 5 menit 50 detik berisi dugaan tindak pencemaran nama baik yang dilakukan Mawardi Yahya.

"Selain itu kami juga mempunyai beberapa orang saksi atas laporan ini," ujarnya saat ditemui usai membuat laporan di SPKT Polda Sumsel.

Laporan itu diterima petugas SPKT Polda Sumsel dengan bukti Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor: LPB/858/XI/2020 /SPKT Polda Sumsel.

Baca juga: Cabup OI Ilyas Panji Alam Laporkan Wagub Sumsel Mawardi Yahya ke Polisi, Ini Perkaranya

Dedi menegaskan, Mawardi yang kini menempati posisi sebagai orang nomor dua di Sumsel itu, dilaporkan atas kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Alex Noerdin.

"Maka dari itu, terlapor dalam hal ini merupakan Mawardi Yahya, hari ini resmi kami laporkan karena diduga telah melanggar ketentuan Pasal 310 KUHP Ayat 1 tentang Pencemaran Nama Baik," ujarnya.

Ia mengatakan, laporan yang diajukan hari ini, serupa dengan laporan yang sebelumnya sudah dibuat oleh petahana calon Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam kepada Mawardi Yahya.

Permasalahannya juga serupa yakni Mawardi Yahya diduga telah mencemarkan nama baik orang lain saat memberikan kata sambutan dalam sebuah acara pernikahan di Desa Meranjat III Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir pada 15 Oktober 2020 lalu.

"Jadi terlapor ini Pada saat memberikan sambutan pada acara pernikahan, yang bersangkutan menyebut adanya dugaan penggunaan dana bansos Zaman Pak Alex. Sehingga mengakibatkan 3-4 orang masuk penjara. Atas ucapan itu, maka kami membuat laporan pencemaran nama baik," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, laporan tersebut telah diterima oleh petugas SPKT Polda Sumsel.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved