Breaking News:

Ketua Bawaslu Riau Diteror, Dibuntuti Pria Berpakaian Serba Hitam dan Diancam Ormas Underbow Partai

Ada pria pakai motor, pakai jaket hitam, pakai helm hitam itu mengawasi sampai ke depan rumah, itu mungkin semacam teror kepada saya

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Ketua Bawaslu Riau Diteror, Dibuntuti Pria Berpakaian Serba Hitam dan Diancam Ormas Underbow Partai. Foto: Ilustrasi teror - teroris - ancaman 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau mengatakan ada peningkatan suhu politik di empat daerah Pilkada di Riau mendekati pencoblosan.

Kontestasi antar calon di empat daerah ini,  Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Dumai dan Bengkalis semakin ketat dan saling serang satu sama lain.

Masing-masing calon di daerah ini berlomba-lomba untuk saling melaporkan calon lain.

Menurut Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan hal tersebut sah-sah saja asal bisa dibuktikan secara lengkap.

Bawaslu sendiri mengakui banyak laporan yang masuk ke sentra Gakkumdu namun selalu bermasalah dalam proses pembuktian.

Rusidi berharap agar pengawas pemilu di Riau dalam bertugas dapat percaya diri dan bertindak tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berikut wawancara Tribun dengan Rusidi Rusdan yang juga bisa disimak dalam bincang 'News Maker' konten video digital Tribun Pekanbaru di kanal YouTube Tribun Pekanbaru Official:

Tribun : 

Bagaimana kondisi di lapangan apakah tahapan sudah sesuai dengan pengwasan?

Rusidi Rusdan

Kita di provinsi Riau tentu sudah ada beberapa catatan hasil pengawasan kita yang nanti tetap berproses, ada pengawasan ada pelanggaran pidana yang sudah naik ke pengadilan juga, itu ada dua dan sudah diputus itu di pengadilan pengadilan negeri Pelalawan kemudian juga yang di Dumai.

Ini sudah diserahkan ke kejaksaan dan kejaksaan juga sudah menyerahkan ke pengadilan inf ormasinya kalau tidak salah hari Kamis besok itu sudah mulai dijadwalkan sidang di pengadilan.

Ini terkait dengan calon walikota yang juga merupakan incumben wakil walikota di Dumai yang melibatkan ASN dalam kampanye.

Kemudian juga ada 1 kasus di Inhu itu ada kepala desa yang terlibat dalam kampanye pasal menguntungkan calon.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved