Breaking News:

Sempat Berkeliaran di Pemukiman, Bikin Warga Takut, Harimau di Solok Akhirnya Masuk Perangkap

2 ekor harimau muncul di 2 Jorong di Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok, Provinsi Sumbar.

Editor: M Iqbal
ISTIMEWA
Harimau Sumatera (panthera trigis sumatrae) yang berkeliaran di pemukiman warga berhasil masuk perangkap yang dipasang Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (6/12/2020) pagi. 

Sebelumnya, ditangkap 2 ekor harimau di Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Harimau tersebut dibawa ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera di Dharmasraya (PR-HSD) yang dikelola oleh Yayasan ARSARI Djodjohadikusumo (YAD).

Baca juga: KPU Riau Larang Kumpulkan Massa untuk Mendoa di Rumah, Minta Paslon Cabut APK Selama Masa Tenang

Kedua harimau tersebut dirawat sekitar 5 bulan di PR-HSD ARSARI.

Putri Singgulung mulai direhabilitasi sejak 14 Juni 2020, dan Putra Singgulung sejak 29 Juni 2020.

Sebelum dilepasliarkan keduanya telah diperiksa kesehatannya pada (22-23/11/2020), dan dilepasliarkan pada (26-27/11/2020).

Terkait apakah satwa yang yang ada di Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek sama dengan yang dilepasliarkan, Pengendali Ekosistem Hutan SKW III BKSDA Sumbar, Romi Juanda mengatakan belum dapat memastikannya.

Baca juga: Video: Warga Masih Takut Beraktifitas, 2 Ekor Harimau di Kabupaten Solok Belum Berhasil Ditangkap

"Kalau itu saya belum dapat memastikan, dan tidak dapat berkomentar akan masalah itu," kata Romi Juanda, Jumat (4/12/2020).

Dikatakannya, pelepasliaran harimau-sumatera' title=' harimau sumatera'> harimau sumatera tidak diberitahukan lokasi pelepasannya.

"Itu untuk menghindari perburuan, karena mereka itu satwa yang dilindungi," katanya.

Dijelaskannya, pihaknya belum mengetahui jelas apakah satwa tersebut sama dengan Puta Singgulung dan Putri Singgulung.

"Kita belum bisa identifikasi. Karena konflik, jadi kita lakukan sesuai SOP dan tahapannya. Kita pasang perangkap untuk melakukan penangkapan, dan nantinya akan direlokasi ke PR-HSD," katanya.

Baca juga: Ternyata Harimau yang Turun Gunung di Solok Sumbar Ada 2 Ekor, Warga Jadi Takut Beraktifitas

Dikatakannya, bahwa dirinya akan mengupayakan untuk menangkap datwa dilindungi tersebut.

Terkait pengamanan warga agar tidak melukai satwa tersebut, pihaknya bekerja sama dengan pihak kepolisian.

"Kita berikan edukasi kepada masyarakat, makanya kita tetap berada di sini. Kita upayakan untuk menangkap satwa dilindungi tersebut," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved