Breaking News:

Pilkada Serentak 2020 di Riau

Diprediksi Tak Ada Gugatan, KPU Pelalawan Tunggu Register dari MK Untuk Menetapkan Pemenang Pilkada

Menurut Komisioner Divisi Teknis KPU Pelalawan, Baori Naldi dengan masa gugatan yang sudah berakhir kecil kemungkinan ada pihak yang menggugat ke MK.

Diterangkannya, jika materi gugatan seputar temuan money politic atau ketidaknetralan penyelenggara, serta temuan lain pada hari pencoblosan, hak itu diprediksi akan gugur.

Lantaran tidak serta merta mengubah hasil Pilkada. Materi yang bisa merubah perolehan suara pemilihan bupati dan wakil bupati hanya pada selisih suara saja. Hal itu juga ada batasannya yang diatur dalam undang-undang.

Dari hasil pleno diketahui perolehan suara Pilkada Paslon nomor urut 2 Zukri-Nasarudin meraih suara tertinggi dibanding tiga Paslon lainnya.

Adapun rinciannya yakni Paslon nomor urut 1 Abu Mansur Matridi-Habibi Hapri meraih 22.569 suara atau 13,28 persen.

Paslon nomor 2 Zukri-Nasarudin meraup 68.021 atau 40,01 persen. Paslon nomor 3 Husni Tamrin-Edy Sabli mendapatkan suara 38.372 persen.

Baca juga: Kabar Gembira, Pekan Ini Pemda Pelalawan Bayarkan Bantuan Pendidikan kepada 1.361 Mahasiswa 

Baca juga: Disdikbud Pelalawan Terima Penghargaan Penjaminan Mutu Pendidikan dari Kemendikbud

Terakhir suara Paslon 4 Adi Sukemi-Muhammad Rais mecapai 41.036 atau 24,14 persen. Jumlah suara sah mencapai 169.998 sedangkan suara yang tidak sah 3.350. Total suara atau pemilih yang menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Pelalawan mencapai 173.348 suara. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Foto: Bupati Pelalawan HM Harris bersama istri menggunakan hak pilihnya di TPS 028 Kerinci Kota pada 9 Desember lalu. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved