Tanah Dibeli Seharga Rp 24 Miliar, Meski Tak Bisa Nyetir, Wantono Beli Mitsubishi Xpander
Kisah para miliarder baru ini terkuak usai video viral belasan mobil baru yang diangkut menggunakan truk towing tiba di desa setempat, Minggu (14/2/20
TRIBUNPEKANBARU.COM - Warga di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban langsung membeli mobil.
Mereka menjual tanahnya untuk kebutuhan proyek kilang grass root refinery (GRR), perusahaan patungan Pertamina-Rosneft asal Rusia.
Kampung Miliarder kini telah melekat di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban tersebut.
Kisah para miliarder baru ini terkuak usai video viral belasan mobil baru yang diangkut menggunakan truk towing tiba di desa setempat, Minggu (14/2/2021), sore.
Fakta unik terungkap, beberapa warga pembeli mobil baru ternyata belum bisa mengemudi.
Wantono (40) mengatakan, memang tidak bisa nyetir sebelum membeli mobil jenis Mitsubishi Xpander.
Sehari-hari ia hanya mengendarai traktor untuk ke sawah.
Namun, setelah beli mobil ia kemudian diajari temannya hingga akhirnya mulai bisa mengemudi.
• 2 Wanita dan 1 Pria Diangkut Satpol PP Kepergok Dalam Kamar Kos, Orangtua Pria Disuruh Datang
• Apa Keputusan MK Sengketa Pilkada Kepulauan Meranti 2020?Adil-Asmar Segera Dilantik?Ini Kata KPU
• Gila! Ayah Di NTB Bawa Pria Pengidap Gangguan Jiwa Untuk Gauli Putrinya yang Masih Kelas Dua Mts
• Demi Uang Asuransi, Pria Ini Tega Dorong Istrinya ke Jurang Hingga Tewas, Padahal Hamil 7 Bulan
"Memang sebelum beli mobil ini tidak bisa nyetir, setelah beli saya belajar," ujarnya ditemui di rumahnya, Kamis (18/2/2021).
Sambil meminum air di gelas, bapak satu anak itu berdalih tak butuh waktu lama untuk belajar mengemudi mobil.
Diakuinya, masih sulit mengendari traktor yang digunakan sehari-hari untuk membajak sawah.
Meski sudah bisa mengemudi, namun pria yang mendapat Rp 24 miliar setelah menjual tanahnya 4 hektar itu belum berani mengemudi ke kota.
"Ya hanya di jalan desa saja mengemudinya, belum berani ke jalan raya ke kota. Saya hanya beli 1 mobil, sisanya beli tanah dan ditabung," pungkasnya.
Sementara itu, Matrawi (55) warga sekitar juga menyatakan hal sama.
Dia membeli dua mobil setelah menjual tanahnya 1/2 hektar dan mendapat Rp 3 miliar dari Pertamina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/wantono-mendapat-rp-24-miliar-setelah-jual-tanah-42-hektare.jpg)