Breaking News:

Bengkalis

Penerimaan Honorer Diduga Pakai Dekingan, Alumni dan Mahasiswa Bengkalis Temui Anggota DPRD

Alumni dan Mahasiswi perguruan tinggi di Bengkalis sesalkan penerimaan tenaga honorer lebih bersifat tertutup bahkan untuk orang tertentu saja.

Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir
Pertemuan Enam Alumni dan Mahasiswi Perguruan Tinggi di Bengkalis dengan Ketua Fraksi Suara Rakyat DPRD Bengkalis, Senin (1/3) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Sejumlah alumni dan Mahasiswi perguruan tinggi di Bengkalis mendatangi Fraksi Suara Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis, Senin (1/3) pagi.

Kedatangan sebanyak enam orang perempuan muda ini menyampaikan aspirasinya kepada anggota DPRD Bengkalis yang ada di fraksi ini.

Kedatangan mereka disambut langsung Ketua Fraksi Suara Rakyat Askori di ruang fraksi gabungan yang terdiri dari Partai Nasdem, Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan ini.

Bertemu langsung dengan ketua fraksi mereka menyampaikan sejumlah keluhan yang selama ini mereka rasakan.

Diantaranya terkait sulitnya mendapatkan informasi penerimaan tenaga honor di intansi pemerintahan daerah.

Isma dan Bayinya yang Mendekam di Lapas Sudah Terlambat untuk Ditolong, Kata Pakar Ini Penyebabnya

Tertutup dan Tak Transparan

Menurut mereka terkesan penerimaan tenaga honorer lebih bersifat tertutup bahkan untuk orang tertentu saja.

"Kami nilai selama ini penerimaan tenaga honorer cukup tertutup jarang informasinya sampai kemasyarakat, saya rasakan sendiri tidak ada informasi penerimaan, tau taunya teman kami sudah masuk dan jadi tenaga honorer saja," terang Safitri.

Menurut dia, penerimaan tenaga honorer tidak transparan, apalagi kabarnya penerimaan tenaga honor ini harus ada kenal dengan orang dalam dahulu.

"Kalau tidak punya kenalan, tidak dapat informasi penerimaan tenaga honorer," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved