Breaking News:

Berita Riau

Selama 2 Pekan Sebanyak 363 Pelaku Terkait Narkoba di Riau Ditangkap, Ini Penjelasan Kapolda

Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan, jajarannya hingga 5 Maret 2021, sudah berhasil mengungkap 231 kasus narkoba.

TRIBUNPEKANBARU/DODI VLADIMIR
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers terkait kasus peredaran narkotika jenis sabu dan pil ekstasi di wilayah Tenggayun dan Sepahat, Bengkalis di Mapolda Riau, Jumat (5/3/2021). Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau telah menggelar Operasi Antik Lancang Kuning 2021.

Operasi yang berlangsung sejak 18 Februari 2021 ini, bertujuan untuk memberantas habis peredaran gelap narkoba, khususnya di Riau.

Operasi Antik Lancang Kuning 2021 ini dilaksanakan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, Satres Narkoba di Polres-Polres, maupun Unit Reskrim di Polsek-Polsek.

Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan, jajarannya hingga 5 Maret 2021, sudah berhasil mengungkap 231 kasus narkoba.

Dari pengungkapan kasus itu katanya, polisi menangkap 363 tersangka.

Sebanyak 330 orang diantaranya berjenis kelamin laki-laki dan 33 orang berjenis kelamin perempuan.

Tinjau Karhutla di Desa Kalemantan, Kapolda Riau Titip Kebutuhan Petugas Lapangan Ke Wabup Bengkalis

Bandar Narkoba Ikut Andil Dalam Kebakaran Hutan di Riau, Wakil Gubernur Beberkan Alasannya

Profesi para tersangka pun diungkapkan Agung, bermacam-macam.

Ada yang berprofesi petani sebanyak 40 orang, 5 orang mahasiswa, 14 orang pelajar, 44 orang buruh, dan 68 orang pedagang.

Barang bukti narkotika yang disita terdiri dari beberapa jenis, yaitu ganja 517,74 gram, sabu-sabu 41,6 kg, dan pil esktasi 30.165 butir.

Selain barang haram, petugas juga menyita barang bukti lainnya.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved