Israel-Hamas Gencatan Senjata, Warga: Terima Kasih Tuhan
Di sisi lain, rentetan serangan yang dilancarkan Israel ke Jalur Gaza merenggut banyak korban jiwa.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Israel dan Hamas sepakat untuk melakukan gencata mulai Jumat (21/5/2021) pukul 02.00 waktu setempat.
Pengumuman tersebut disampaikan Hamas dan televisi pemerintah Mesir pada Kamis (20/5/2021) sebagaimana dilansir Reuters.
Sementara itu, kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan kabinet keamanannya dengan suara bulat mendukung gencatan senjata dengan kelompok milisi di Gaza.
Setelah gencatan senjata tersebut dimulai, Jerusalem Post melaporkan bahwa warga memulai perayaan.
Banyak warga Gaza turun ke jalan pada Jumat pukul 02.00 untuk merayakan dimulainya gencatan senjata antara Hamas dengan Israel.
Baca juga: Tagih Utang ke Teman, Wanita Ini Malah Diancam Suami Teman Pakai Pisau,Awas Kalau Kamu Berani
Baca juga: Sosok Pria Berdaster Hebohkan Warga, Tertangkap Tangan Curi BH dan CD Wanita
Para warga akhirnya merasakan ketenangan setelah pekan lalu tidak bisa merayakan Idul Fitri karena dibombardir oleh serangan udara Israel.
"Tuhan maha besar dan terima kasih kepada Tuhan," teriak mereka dalam bahasa Arab.
Mobil-mobil memenuhi jalan-jalan utama Gaza. Para sopir mobil membunyikan klakson dan mengibarkan bendera dari jendela.
Hamas menganggap gencatan senjata tersebut merupakan tanda bahwa perlawanan mereka berhasil melawan musuh yang lebih kuat secara militer dan ekonomi.
Baca juga: Pasca Kunjungan Presiden Jokowi, Kasus Covid-19 di Riau Meningkat Lagi, 432 Kasus Positif Baru
Baca juga: Pos Penyekatan Arus Balik Diperketat, Bupati Siak Tinjau Perbatasan di Kandis
Di sisi lain, rentetan serangan yang dilancarkan Israel ke Jalur Gaza merenggut banyak korban jiwa.
Pejabat kesehatan Gaza mengatakan, 232 warga Palestina tewas, termasuk 65 anak-anak.
Lebih dari 1.900 orang terluka akibat serangan udara Israel dan bombardir artileri.
Sementara itu, Israel mengatakan pihaknya telah menewaskan sedikitnya 160 kombatan di Jalur Gaza.
Sedangkan di Israel, korban tewas dilaporkan sebanyak 12 dan ratusan orang dirawat akibat serangan roket dari Jalur Gaza.
Baca juga: Sah Israel Menyerah: Sepakati Gencatan Senjata dengan Hamas
Baca juga: KETIKA Sekeluarga jadi Driver Ojol: Pernah Dihina Konsumen
Baca juga: KRONOLOGI & Fakta Tabungan Rp 30 Juta Tukang Tambal Ban yang Hilang & Kini Dikembalikan Bank
Di Tel Al-Hawa, Gaza, orang-orang mengatakan bahwa mereka merayakan keselamatan mereka dan menganggap gencatan senjata sebagai kemenangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/asap-tebal-membubung-dari-menara-jala-saat.jpg)