Breaking News:

Taliban Desak Komunitas Internasional Tetap Memberikan Bantuan bagi Afghanistan

Taliban desak komunitas internasional untuk mencairkan bantuan bagi Afghanistan usai mereka menguasai negara itu.

Penulis: Hendri Gusmulyadi | Editor: Ilham Yafiz
Hoshang Hashimi / AFP
Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi berbicara selama konferensi pers di kementerian luar negeri di Kabul pada 14 September 2021. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Taliban desak komunitas internasional untuk mencairkan bantuan bagi Afghanistan usai mereka menguasai negara itu.

Amir Khan Muttaqi, penjabat menteri luar negeri pemerintah baru Taliban, pada Selasa mendesak masyarakat internasional untuk terus memberikan bantuan kepada rakyat Afghanistan.

"Kami meminta dunia untuk melanjutkan bantuan kemanusiaan mereka ke Afghanistan. Rakyat Afghanistan masih membutuhkan bantuan dan kerja sama dari dunia," kata Muttaqi kepada wartawan seperti diberitakan xinhua.

"Kami mengimbau semua negara yang terlibat dalam membantu warga Afghanistan di bidang pendidikan, kesehatan, pengungsi, dan perjuangan melawan kekeringan, untuk melanjutkan dukungan mereka di bidang tersebut," lanjutnya.

Taliban mengatakan jika seharusnya masyarakat internasional tidak menggabungkan persoalan kemanusiaan dengan persoalan politik.

Seorang pedagang keliling membawa bendera Taliban saat para penumpang berjalan di sepanjang jalan di Kabul pada 5 September 2021.
Seorang pedagang keliling membawa bendera Taliban saat para penumpang berjalan di sepanjang jalan di Kabul pada 5 September 2021. (Aamir QURESHI / AFP)

Amir Khan Muttaqi juga mendesak semua pekerja bantuan asing yang meninggalkan Afghanistan sebelum Taliban mengambil alih ibukota Kabul pada 15 Agustus atau dalam beberapa pekan terakhir untuk kembali ke negara itu.

"Tidak ada perang dan bentrokan di Afghanistan. Semua warga Afghanistan dan orang asing yang memegang dokumen resmi yang meninggalkan Afghanistan, dapat kembali tanpa rasa takut. Mereka dapat memulai kembali operasi mereka di setiap bidang dan memberikan layanan. Keamanan dan keselamatan akan dipastikan untuk semua pekerja bantuan," paparnya.

Dia membuat pernyataan satu hari setelah pertemuan PBB tentang Afghanistan di Jenewa dilaporkan mengumumkan 1 miliar dolar AS bantuan ke Afghanistan untuk disalurkan melalui lembaga bantuan dan organisasi non-pemerintah.

"Kami berterima kasih atas pengumuman baru-baru ini sebesar 1 miliar dolar AS yang dijanjikan di Jenewa," katanya, seraya menambahkan Afghanistan menginginkan hubungan bilateral dan ekonomi yang baik dengan negara-negara di seluruh dunia.

( Tribunpekanbaru.com )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved