Injak Kaki di 2 Provinsi,Riau dan Jambi,Indahnya Negeri di Atas Awan Bukit Condong Inhil Bak Ilusi
Keunikan wisata Bukit Condong Inhil, Anda bisa injakkan kaki sekaligus di dua provinsi, Riau dan Jambi, tubuh Anda pun berada di dua provinsi
Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Nurul Qomariah
Selain menyimpan keanekaragaman hayati hutan hujan tropis dataran rendah, kawasan ini merupakan rumah bagi berbagai satwa liar yang dilindungi.
Tapir, Siamang (Ungko), Burung Kuau, Simpai dan beberapa jenis satwa lainnya hidup di alam bebas TNBT.
Menunggu datangnya matahari tenggelam (sunset) dan matahari terbit (sunrise) merupakan kegiatan yang sangat ditunggu di bukit ini.
Di samping pemandangan kabut awan menyelimuti bukit pada subuh hari dan juga sore hari menjadi spot photo yang paling dinanti-nantikan.
Oleh karena itu para wisatawan atau pendaki sangat disarankan untuk bermalam di camping ground Bukit Condong Selensen yang telah disiapkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat bersama Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, Budaya (Disparporabud) Inhil.
Injak Kaki di Dua Provinsi
Camping ground di Bukit Condong Kawasan Penyangga TNBT Resor Keritang Kabupaten Inhil berada di ketinggian sekitar 130 mdpl.
Camping Ground ini menjadi titik awal jika ingin menuju puncak tertinggi dari gugusan Bukit Condong yang berada di ketinggian 450 mdpl.
Untuk mencapai puncak tertinggi yaitu puncak 9, para pendaki harus melewati sekitar 11 bukit yang memiliki ketinggian bervariasi mulai dari puncak 1.
Jika sudah sampai di Bukit Condong 450 mdpl, para pendaki akan menemukan batu tapal batas Provinsi Riau dan Provinsi Jambi.
Secara historis titik garis batas ini sudah dipasang oleh Tim Topografi Pemerintah Hindia Belanda sekitar tahun 1932.
Sehingga, pengunjung bisa menempatkan kaki kanan di Provinsi Riau dan kaki kiri di Provinsi Jambi, tubuh anda pun berada di dua provinsi.
Camping ground Bukit Condong dapat dikunjungi dengan menempuh jarak sekitar 4 kilometer dari Selensen sebagai ibukota Kecamatan Kemuning.
Mengambil rute jalan tanah di Talang Kerbau Hilir dengan melintasi Sungai Selensen dan perkebunan masyarakat akhirnya sampai di camping ground ini.
Apabila dari ibukota Kabupaten Inhil yaitu Kota Tembilahan, membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan darat untuk sampai ke Kelurahan Selensen, Kecamatan Kemuning.