Injak Kaki di 2 Provinsi,Riau dan Jambi,Indahnya Negeri di Atas Awan Bukit Condong Inhil Bak Ilusi

Keunikan wisata Bukit Condong Inhil, Anda bisa injakkan kaki sekaligus di dua provinsi, Riau dan Jambi, tubuh Anda pun berada di dua provinsi

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/TM FADHLI
Rombongan Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan dan awak media saat menikmati suasa pagi di Puncak 1 Bukit Condong, Kelurahan Selensen, Kecamatan Kemuning, Inhil, Riau, Minggu (26/9/2021).Indahnya negeri di atas awan Bukit Condong bak ilusi. 

Banyak bonus keindahan dan suasana yang bisa dinikmati oleh para pengunjung, pendaki dan wisatawan ketika berkunjung ke bukit condong.

Saat berada di camping ground pengunjung akan disuguhkan samudra kabut awan yang menutupi kawasan Bukit Bungo dan perbukitan lainnya.

Kabut awan akan terus bergerak membentuk formasi yang beraneka ragam sehingga membuat anda serasa berada pada negeri diatas awan.

Keasrian hutan alam gugusan bukit condong juga dapat dirasakan di area ini, pengunjung bisa mendengar lengkingan suara Siamang yang saling bersahutan dan kicauan burung beragam nada di pagi hari.

Suara burung dan suasana sejuk dibawah rindangnya dedaunan pohon hutan alam menjadi satu diantara daya tarik wisata yang dapat dirasakan para pengunjung di sekitar camping ground Bukit Condong.

Hutan alam ini juga menyuguhkan pemandangan beberapa jenis pohon hutan alam dari jarak dekat.

Beberapa jenis pohon alam Meranti, Mersawa, Seminai, Pulai, Kruing dan lain sebagainya tumbuh secara alami.

Gemericik Air Terjun Selensen Salak

Pada malam hari yang hening, pengunjung di camping ground juga dapat mendengar bunyi gemercik air terjun Selensen Salak yang berjarak sekitar 400 meter dari camping ground ini.

Air terjun ini bisa diakses dengan menuruni jalan setapak dan menyusuri Sungai Selensen Salak karena berada di sebuah lembah Bukit Condong yang berada di kawasan penyangga TNBT Resort Keritang Kabupaten Inhil.

Air Terjun Selensen Salak merupakan bagian dari aliran Sungai Selesen Salak memiliki beberapa buah undakan bebatuan dengan undakan yang tertinggi sekitar 20 meter.

Undakan tertinggi ini menjatuhkan air pada dinding batu sehingga mengeluarkan suara gemuruh yang cukup kencang terutama pada musim hujan.

Teras dinding batu ini memiliki sebelas lekukan yang membentuk liukan aliran air yang begitu indah.

Dengan batuan yang berlumut dan tanaman hijau disekitar tebing, membentuk aliran air yang jernih jatuh ke bebatuan begitu mempesona dipandang mata.

Para calon wisatawan harus bermalam di Selensen atau di camping ground Bukit Condong untuk menikmati keindahan Air Terjun Selensen Salak.

Sensasi air jernih yang alami dari mata air hutan hujan tropis dataran rendah Sumatera ini begitu dingin dan segar ketika menyentuh kulit.

Dengan arus Sungai Selensen Salak yang relatif tidak begitu deras dengan dasar batuan kecil dan pasir aman disusuri tanpa alas kaki.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved