Breaking News:

Paket Pokir Hilang dari APBD, Anggota DPRD Pelalawan Ini Protes Bilang Begini

Paket Pokir hilang, anggota DPRD Pelalawan sempat protes saat menyampaikan pandangan fraksi di rapat paripurna DPRD Pelalawan

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/JOHANNES TANJUNG
Anggota Fraksi Demokrat-PKS DPRD Pelalawan, Rudianto Sihombing yang sempat protes pokir hilang di rapat paripurna Ranperda APBD perubahan 2021, Selasa (28/9/2021). Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan pada Selasa (28/9/2021) sore lalu diwarna protes anggota DPRD kepada pimpinan dewan.

Hal itu disampaikan oleh anggota Fraksi Demokrat-PKS Rudianto Sihombing SP saat membacakan pandangan umum fraksi terhadap Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2021.

Rudianto Sihombing dipercayakan menyampaikan poin-poin pandangan umum fraksi kepada Pemda Pelalawan di hadapan seluruh peserta rapat.

Sidang paripurna itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Syafrizal SE didampingi Ketua Baharudin dan Wakil Ketua Anton Sugianto.

Sedangkan mewakili Bupati H Zukri dihadiri Wakil Bupati H Nasarudin SH MH.

Rudianto menyampaikan beberapa masukan dan kritik terhadap Ranperda APBD perubahan yang diserahkan pemda, seperti pendapatan daerah hingga penerimaan daerah lainnya.

Kemudian, Rudianto Sihombing menyampaikan tambahan masukan dari dirinya pribadi dan fraksinya.

Ia menyinggung terkait Pokok Pikiran (Pokir) yang merupakan hak konstitusional dari setiap anggota dewan, namun tidak diakomodir dalam APBD.

"Sebelum kami tutup, izin ketua ini masukan kepada pimpinan DPRD. Karena kita di dewan ini sifatnya kolektif kolegial. Artinya satu orang dicubit, semua terasa," beber Rudianto Sihombing dari atas podium.

Anggota Komisi l DPRD Pelalawan ini membeberkan, belakangan ini ada kegaduhan mengenai hak konstitusional dewan dalam bentuk pokok pikiran (pokir) yang dititipkan di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sering hilang atau tidak diakomodir.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved