Breaking News:

Kapolri Minta Sanksi Tegas Kepada Anggotanya yang Melanggar Hukum, Kalau Tak Mampu Saya Ambil Alih!

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan tegas kepada jajarannya untuk tidak main-main dan tidak melanggar hukum.

Editor: Ilham Yafiz
Tangkapan Layar Youtube Kompas TV
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan tegas kepada jajarannya untuk tidak main-main dan tidak melanggar hukum. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Anggota Polri yang melanggar hukum kini siap-siap menerima sanksi tegas.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan tegas kepada jajarannya untuk tidak main-main dan tidak melanggar hukum.

Pesan tegas diberikan kepada jajaran kepolisian, agar tak segan memberikan hukuman kepada anggota polisi yang melanggar hukum.

"Tolong tidak pakai lama, segera copot PTDH kemudian proses pidana. Kapolres harus mampu menegus anggotanya di level Polsek, demikian juga Kapolda harus melakukan langkah tegas terhadap anggota-anggota di bawahnya, kalau tidak mampu, saya ambil alih," tegasnya seperti dilansir dari Kompas.tv.

Kapolri Listyo Sigit memberikan atensi khusus ke Polda Sulteng. Terutama menyoroti kasus dugaan pemerkosaan dilakukan Kapolsek Parigi Iptu IDGN.

IDGN diduga melakukan tindak asusila ke anak tersangka dengan iming-iming janji. Korban dijanjikan bahwa ayahnya bisa dibebaskan bila menuruti permintaan sang Kapolsek.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta Kapolda Sulteng menindak tegas IDGN dengan segera mencopot, menghentikan status kedinasan kepolisian, kemudian diproses secara pidana.

"Kasihan anggota yang sudah kerja keras, sudah capek, menjaga organisasi kemudian hancur karena hal-hal seperti ini," ujarnya.

Oknum IDGN

Sosok oknum perwira polisi adalah Iptu IDGN yang dilaporkan korban berinisial S (20).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved