Breaking News:

Pelecehan Mahasiswi Unri

Jadi Tersangka Kasus Pencabulan Mahasiswi, Dekan FISIP Unri Terancam Penjara Diatas 5 Tahun

andang status tersangka kasus pencabulan terhadap mahasiswi, Dekan FISIP UNRI, Syafri Harto terancam hukuman penjara di atas 5 tahun.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Sesri
Kompas.com
Bantah Lecehkan Mahasiswi, Dekan Fisip Unri: Saya Berani Sumpah Pocong. Foto: Syafriharto 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sandang status tersangka kasus pencabulan terhadap mahasiswi, Dekan FISIP UNRI, Syafri Harto terancam hukuman penjara di atas 5 tahun.

Mahasiswi berinisial L membuat pengakuan mengejutkan lewat sebuah rekaman video yang diunggah di akun Instagram resmi Korps Mahasiswa HI (Komahi) UNRI, dengan nama akun @komahi_ur.

Mahasiswi itu mengaku telah dilecehkan oleh Syafri Harto, yang juga dosen pembimbingnya saat kegiatan bimbingan proposal skripsi. Sontak, video tersebut pun viral dan menyita perhatian banyak orang.

L akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi.

"Ancaman penjara di atas 5 tahun. Penyidik menerapkan Pasal 289, Pasal 294 ayat 2 KUHP," ucap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto Kamis (18/11/2021) siang.

Ditanyai apakah terkait ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara itu, Syafri Harto akan ditahan, Sunarto menyatakan itu sepenuhnya kewenangan penyidik.

"Kewenangan penyidik itu," tuturnya.

Baca juga: Dekan Fisip Unri Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Tahan Syafri Harto

Baca juga: Dekan FISIP Unri Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi

Sebagaimana diberitakan, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, akhirnya menetapkan Dekan FISIP UNRI, Syafri Harto sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan seksual.

Korbannya adalah mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional (HI) FISIP UNRI berinisial L (21).

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan, setelah melalui proses penyelidikan, memintai keterangan saksi-saksi dan mengamankan barang bukti, penyidik meningkatkan status penanganan perkaranya ke penyidikan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved