Breaking News:

Viral di WhatsApp Edy Rahmayadi Usir Pelatih Billiar, 'Sudah, Pulang, Tak Usah Dipakai Lagi'

Awalnya Edy Rahmayadi melihat Coki tak tepuk tangan saat ia memberikan sambutan. Kemudian dipanggil ke atas panggung dan diusir

Editor: Budi Rahmat
Tribun-Medan.com/Satia
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi ditemui di Rumah Dinas, Jalan Sudirman, Kota Medan, Kamis (22/10/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Viral di WhatsApp, Edy Rahmayadi menjewer dan mengusir pelatih biliar.

Ia menjewer dan mengusir pelatih tersebut karena tidak ikut tepuk tangan saat Edy Rahmayadi memberikan sambutan dan motivasi.

Edy Rahmayadi saat itu tengah memberikan sambutan dan motivasi dalam acara penyerahan bonus kepada atlet dan pelatih berprestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX, Senin (27/12/2021).

Saat itulah ia ada salah satu tamu undangan yang ada dalam ruangan yang tidak memberikan respon atas sambutan dan motivasi yang ia sampaikan.

Tak menunggu waktu, ia memanggil tamu tersebut yang belakangan diketahui bernama Coki Aritonang.

Edy lantas memanggil Coki ke panggung. "Atlet apa kau?" tanya Edy lagi.

Coki kemudian menjawab bahwa dia pelatih biliar.

"Tak cocok jadi pelatih ini," kata Edy.

Dia kemudian menjewer kuping Coki. Para altet dan pelatih yang hadir di sana, sebagian besar tertawa.

Namun suasana langsung berubah hening saat Edy mengusir Coki keluar dari aula.

"Sudah, pulang. Tak usah dipakai lagi. Kau langsung keluar. Tak usah lagi di sini," tegas Edy.

Coki kemudian angkat kaki dari ruangan itu.

Penyerahan bonus ini diselenggarakan di Aula Tengku Rizal Nurdin, rumah dinas gubernur di Medan.

Video Edy menjewer dan mengusir Coki itu beredar cepat di sejumlah grup Whatsapp.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved