Selasa, 28 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Bergilir, Murid Dicabuli Oknum Guru di Hadapan Murid Lainnya, Modusnya Bahas Soal Mandi Besar

Korban tak menyangka pelajaran yang diajarkan pelaku adalah modus untuk melancarkan aksi bejatnya. Sampai semuanya ketahuan

Editor: Budi Rahmat
Pixabay
Ilustrasi, murid yang dicabuli gurunya 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Kelakuan oknum guru ngaji satu ini sungguh keterlaluan. Sebanyak enam muridnya diperlakukan tidak senonoh.

Modusnya, melalu mata pelajaran yang hendak diajarkan. Korban yang tidak menyangka kemudian dijadikan objek pelampiasan hasrat oleh pelaku.

Jadi, pada satu mata pelajaran yang diajarkan, pelaku ini masuk pada bahasan soal nifas, haid untuk mandi besar.

Baca juga: Mahasiswi Korban Pencabulan Dekan FISIP UNRI Nonaktif Menangis Saat Beri Kesaksian di Persidangan

Nah, kesempatan inilah yang dimanfaatkan pelaku untuk mencabuli muridnya. Tak tahu malunya, aksi tak pantas itu ia lakukan di hadapan murid lainnya.

Meski sang murid mendapat tekanan agar tidak menceritakan apa yang mereka alami ke orangtua, pada akhirnya kasus itu terungkap juga.

Lantas apa yang dilakukan oleh oknum guru ngaji ini ke murid-muridnya?

Berikut kronologinya

Aksi tak pantas itu dilakukan oleh seorang oknum guru ngaji di Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Ia bertindak asusila terhadap enam murid perempuan yang masih di bawah umur.

Baca juga: Puluhan Mahasiswa Unri Kawal Sidang Kasus Pencabulan Mahasiswi, Terdakwa Dekan FISIP Syafri Harto

Baca juga: Pakai Rompi Tahanan,Dekan FISIP UNRI Nonaktif Terdakwa Pencabulan Mahasiswi Digiring ke Ruang Sidang

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak enam muridnya menjadi korban pencabulan sang guru ngaji yang berinisial AN (36) yang masih merupakan warga dari Kecamatan Patokbeusi.

"Pelakunya sudah kita amankan, korbannya baru 6 orang, perkaranya masih kami dalami untuk mengetahui ada atau tidaknya korban lainnya," ucap Kasat Reskrim Polres Subang AKP Zulkarnaen, Minggu (13/2/2022).

Menurut Zulkarnaen, pelaku bertindak asusila dengan modus mengajarkan muridnya dengan cara Bab Nifas/haid (mandi besar).

Bahkan, parahnya lagi, pelaku melakukan pelecehan itu di depan para murid lainnya.

Pelecehan itu dilakukannya secara bergiliran kepada para korban.

"Korban dipanggil satu per satu untuk maju. Setelah dekat, pelaku melancarkan aksi bejatnya di depan santri, mulai dari meraba bagian atas hingga kemaluan. Pelaku memasukkan jari ke dalam kemaluan korban," katanya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Sidang Pencabulan dengan Terdakwa Dekan FISIP UNRI Berlanjut, Ini Penampakannya

Baca juga: Anak Angkat Anggota DPRD Pekanbaru, Tersangka Pencabulan Anak Segera Disidang

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved